Ia menambahkan, pertemuan ini juga memberi ruang untuk berbagai masukan dari lapangan. Hal-hal kecil yang sering terlewat justru bisa muncul dalam dialog santai semacam ini.
Sinergi, menurut Devi, adalah modal mutlak. Dengan kolaborasi yang erat antar semua pemangku kepentingan, bukan mustahil pariwisata Sulut bisa melesat. Bahkan, ia menyebut ada harapan untuk bisa menyaingi Bali di masa depan. Tentu saja, itu semua butuh kerja keras dan komitmen.
Namun begitu, ia mengingatkan bahwa ada hal mendasar yang tak boleh dilupakan. "Yang terpenting adalah kita menjaga keamanan dan kenyamanan," tegasnya.
Harapannya jelas: momentum kebersamaan ini bisa menjadi batu pijakan yang kokoh untuk menyambut tahun-tahun mendatang, terutama menyongsong 2026. Semangat Natal yang terbangun diharapkan terus menyala, menggerakkan seluruh sektor untuk maju bersama.
Artikel Terkait
Beras Indonesia Siap Temani Jamaah Haji di Tanah Suci
Target Tarif Nol Persen dengan Inggris, Pemerintah Pasang Target Satu Tahun
BNPB Wanti-wanti: 2027 Jadi Tahun Kritis Siklus Karhutla
AHY Ungkap Makna Lebih Dalam di Balik Program Gentengisasi Prabowo