Ia menambahkan, pertemuan ini juga memberi ruang untuk berbagai masukan dari lapangan. Hal-hal kecil yang sering terlewat justru bisa muncul dalam dialog santai semacam ini.
Sinergi, menurut Devi, adalah modal mutlak. Dengan kolaborasi yang erat antar semua pemangku kepentingan, bukan mustahil pariwisata Sulut bisa melesat. Bahkan, ia menyebut ada harapan untuk bisa menyaingi Bali di masa depan. Tentu saja, itu semua butuh kerja keras dan komitmen.
Namun begitu, ia mengingatkan bahwa ada hal mendasar yang tak boleh dilupakan. "Yang terpenting adalah kita menjaga keamanan dan kenyamanan," tegasnya.
Harapannya jelas: momentum kebersamaan ini bisa menjadi batu pijakan yang kokoh untuk menyambut tahun-tahun mendatang, terutama menyongsong 2026. Semangat Natal yang terbangun diharapkan terus menyala, menggerakkan seluruh sektor untuk maju bersama.
Artikel Terkait
Menyelam di Obi: Menemukan Cermin Biru yang Tersembunyi di Maluku
55 Siswa Terpilih Ikuti Program Calon Pemimpin Global SKK Migas
Prabowo Resmikan 50 Ribu Rumah Subsidi, Tegaskan Ini Warisan Para Pendahulu
Mercedes-Benz Siapkan Tim Siaga untuk Awasi 31 Ribu Bus Saat Arus Mudik 2025