"Kami ingin membangun semangat kepedulian sejak dini," jelas Yuliana. "Agar mereka belajar bersyukur dan mau membantu sesama. Semangat itu yang kami tanamkan."
Menurutnya, keterlibatan langsung dalam penggalangan dana ini adalah sarana pembelajaran yang jauh lebih efektif dibandingkan ceramah di kelas. Pendidikan karakter, baginya, harus menyentuh ranah praktik.
"Sekolah ini mempersiapkan generasi masa depan," tutur Sr. Yuliana. "Di sini mereka belajar ilmu, tapi juga cara berkarakter. Kalau nilai kepedulian ini sudah meresap, itu akan menjadi bagian dari diri mereka, bukan karena paksaan."
Lantas, mengapa memilih MNC Peduli sebagai mitra penyalur? Sekolah punya keyakinan kuat. Mereka melihat MNC Peduli sebagai organisasi yang bertanggung jawab dan telah memiliki jejak yang bisa dipercaya.
"Kami yakin bantuan ini akan tepat sasaran," kata Yuliana mewakili keyakinan sekolah. "Sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan."
Jadi, di balik angka sumbangan yang tercatat, ada cerita yang lebih hangat: tentang anak-anak yang belajar merasakan, dan tentang sebuah sekolah yang berusaha mencetak manusia, bukan hanya pelajar.
Artikel Terkait
DPR Gelar Rapat Khusus, Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman KontraS
Empat Prajurit BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026