Lebih dari 30.000 Prajurit Diterjunkan, TNI Kerahkan Seluruh Kekuatan untuk Tangani Bencana Sumatera

- Minggu, 07 Desember 2025 | 17:00 WIB
Lebih dari 30.000 Prajurit Diterjunkan, TNI Kerahkan Seluruh Kekuatan untuk Tangani Bencana Sumatera

JAKARTA – Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera memicu respons besar-besaran dari TNI. Kolonel (Arh) Osmar Silalahi, Wakapuspen TNI, mengonfirmasi bahwa lebih dari 30.000 personel telah dikerahkan ke lokasi terdampak. Angka itu tak main-main: 30.864 prajurit dari semua matra Darat, Laut, dan Udara berada di garis depan.

“Kami kerahkan untuk membantu akibat dari bencana yang terjadi di tiga provinsi berjumlah 30.864 orang,” jelas Osmar kepada awak media, Minggu (7/12/2025).

“Baik rekan kami yang berdinas di daerah tersebut maupun personel dari Pulau Jawa untuk membantu rekan kita yang mengalami musibah.”

Namun begitu, yang dikerahkan bukan cuma manusia. Kekuatan tempur TNI juga dialihkan untuk misi kemanusiaan ini. Ada 18 pesawat jenis A400 hingga Caravan, ditambah 36 helikopter yang sibuk bolak-balik. Di laut, 16 kapal 14 KRI dan 2 kapal ADRI turut mendukung logistik.

Menurut Osmar, semua ini dilakukan untuk satu tujuan. “Ini kita kerahkan secara total agar segala permasalahan yang muncul akibat dari bencana ini dapat segera kita atasi secepat mungkin,” tegasnya.

“Ini sangat berarti dalam pelaksanaan operasi perbantuan.”

Di sisi lain, ada yang menarik dari komposisi tim respons bencana kali ini. Selain prajurit aktif, sekelompok mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) juga diterjunkan. Itu adalah perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto, khususnya mereka yang berasal dari Fakultas Kesehatan Militer. Mereka dikabarkan berangkat menuju tiga provinsi tersebut menggunakan kapal.

Dan berbicara tentang Presiden, Prabowo sendiri disebutkan sedang berada di lapangan. Ia didampingi Panglima TNI, memantau langsung situasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kehadiran pimpinan tertinggi ini dimaksudkan untuk memastikan langkah-langkah yang diambil tepat sasaran dan komprehensif.

“Kami pastikan negara tetap hadir,” kata Osmar menegaskan.

“TNI pastinya yang merupakan bagian negara juga hadir, berbuat bertindak semaksimal mungkin dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada.”

Upaya besar ini, meski terkesan masif, memang dibutuhkan. Wilayah yang terdampak cukup luas, akses terhambat, dan waktu sangat mendesak. Dengan mengerahkan semua yang dimiliki personel, material, alutsista TNI berharap bantuan bisa sampai lebih cepat dan penanganan bisa lebih efektif. Situasinya memang darurat, tapi responsnya diupayakan tak kalah cepat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar