ACEH Langkah Presiden Prabowo Subianto terhenti di tepi sungai yang masih keruh. Di depannya, rangka besi Jembatan Bailey di Kabupaten Bireuen itu terpelintir, korban amukan banjir dan longsor yang memorak-porandakan Aceh beberapa waktu lalu. Dari raut wajahnya, tampak jelas urgensi situasi ini. Ia pun menargetkan perbaikan jembatan vital itu bisa tuntas dalam hitungan hari.
"Ini salah satu Jembatan Bailey yang… mereka kerja terus," ujar Prabowo, suaranya harus bersaing dengan gemuruh air dan deru alat berat.
"Diharapkan satu minggu sudah bisa buka. Dari sini, kita bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi yang menuju Bener Meriah dan ke Takengon ke atas," tambahnya saat meninjau langsung lokasi pada Minggu (7/12/2025).
Mantan Menhan itu menegaskan, membuka akses adalah prioritas. Timnya berupaya keras menghubungkan kembali wilayah-wilayah yang terisolasi itu dari berbagai titik. Upaya itu, meski berat, harus dikerahkan.
"Tapi ada jalan lagi dari Banda Aceh itu mungkin lebih ringan, karena ada tiga lokasi ya," katanya, mencoba memetakan solusi.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas