Nah, bagi warga yang rumahnya rusak parah dan tidak layak huni, pemerintah punya rencana lain. Mereka akan membangun huntara atau hunian sementara. Ini jadi solusi agar warga punya tempat tinggal yang lebih layak sambil menunggu proses pemulihan.
Tak hanya itu, bantuan tunai juga disiapkan sebagai bentuk rehabilitasi.
"Adapun bagi rumah rusak juga mendapatkan 15 juta, rusak sedang 30 juta dan rusak berat sebesar 60 juta," jelas Suharyanto.
Upaya-upaya ini diharapkan bisa meringankan beban warga Langkat dan mempercepat pemulihan kehidupan mereka pasca-bencana.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas dalam Perjanjian Dagang dengan AS
Kolev Sarankan Herdman Utamakan Pemain Lokal di FIFA Series Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran di Lingkar Gentong Diprediksi H+2 dan H+3
Cucu Mpok Nori Tewas Dibunuh Mantan Suami Siri di Kontrakan