Hujan di Jakarta memang bikin pusing. Selain banjir dan macet yang sudah jadi langganan, ada satu masalah lain yang selalu muncul: jalan berlubang. Titiknya tersebar di mana-mana, dari yang kecil sampai yang cukup besar buat menenggelamkan roda mobil.
Setelah hujan deras mengguyur beberapa hari, lubang-lubang itu seperti jamur yang tumbuh. Dan konsekuensinya nggak main-main banyak kecelakaan terjadi karena pengendara tak sempat menghindar.
Namun begitu, cara menanganinya kerap bikin warga mengelus dada. Cuma ditambal, itu pun seringkali nggak bertahan lama. Lalu, kenapa sih perbaikannya cuma seadanya?
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui bahwa penambalan memang cuma solusi jangka pendek. Dia bilang, langkah ini tidak berarti lubang-lubang itu akan dibiarkan selamanya.
Ucap Pramono di Cawang, Jakarta Timur, Kamis lalu. Politikus PDIP itu berjanji akan menggelar rapat khusus buat bahas penanganan lubang, terutama pasca hujan atau banjir. Meski begitu, proses penambalan darurat oleh ‘pasukan kuning’ Dinas Bina Marga sudah bisa jalan bertahap.
katanya lagi.
Artikel Terkait
Motor Pemberian Kapolres Malah Dipakai Ngojek, Gubernur Jawa Barat Syok Dengar Pengakuan Suderajat
Feri Amsari Soroti Pola Rusak Tata Negara yang Terus Berlanjut
PPATK Catat Penurunan Signifikan Perputaran Dana Judi Online pada 2025
Persada 212 Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace Trump, Sebut Wadah Pengkhianatan bagi Palestina