Kepercayaan diri Dewa United sedang membumbung tinggi. Mereka datang ke Surabaya dengan modal performa terbaik belakangan ini. Tapi, tunggu dulu. Di kandangnya sendiri, Persebaya sedang panas-panasnya. Green Force belum tersentuh kekalahan dalam empat laga terakhir. Situasi ini jelas akan memicu duel yang seru.
Pertandingan nanti bukan cuma soal tiga poin. Lebih dari itu, ini ujian kredibilitas. Seberapa nyata ambisi Dewa United? Atau, justru dominasi Persebaya di Gelora Bung Tomo yang akan kembali berbicara?
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, tak menampik timnya sedang dalam fase bagus. "Momentum kami positif," katanya. Statistik mendukung pernyataannya: dari enam laga terakhir di Super League, mereka menang empat kali, imbang sekali, dan cuma kalah sekali.
Puncaknya adalah kemenangan meyakinkan 2-0 atas Arema FC di Banten akhir Januari lalu. Hasil itu makin mengukuhkan tren positif mereka.
Namun begitu, Jan mengingatkan anak asuhnya untuk tidak cepat puas. Menurutnya, laga pekan ke-19 melawan Persebaya inilah ujian sesungguhnya. Konsistensi tim akan diukur di sini.
Di sisi lain, perubahan drastis diperlihatkan Persebaya sejak Bernardo Tavares mengambil alih kursi kepelatihan. Ada energi baru. Dua laga awal di bawah asuhannya berbuah manis: menang 2-1 atas Malut United dan membantai PSIM Jogjakarta 3-0 di kandang lawan.
Yang lebih mengerikan, mereka sedang menikmati empat kemenangan beruntun. Sepuluh gol dicetak, sementara gawang mereka hanya bobol sekali. Angka-angka itu bicara banyak soal soliditas yang mereka bangun, baik di lini serang maupun pertahanan.
Jan Olde Riekerink mengakui beratnya tantangan di Stadion Gelora Bung Tomo. Suara puluhan ribu suporter Bonek bisa menghancurkan mental tim mana pun. Tapi, sang pelatih asal Belanda itu kokoh dengan optimisme.
“Bisa jadi pertandingan melawan Persebaya akan sulit, tapi bisa juga menjadi mudah karena kami adalah tim favorit,” ujarnya.
Meski menyebut hasil imbang adalah hal yang realistis, target utama mereka tetap sama: mencuri poin penuh dari markas Green Force. Surabaya bersiap menyambut pertarungan sengit.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares