Di tengah genangan air dan lumpur yang melanda Kuala Simpang, sebuah video pendek tiba-tiba menyita perhatian. Rekaman itu menangkap pertemuan yang tak terduga antara seorang ayah dan anaknya, di sebuah jalan yang nyaris tak bisa dikenali lagi. Mereka berpelukan erat, setelah terpisah oleh amukan banjir bandang dan tanah longsor. Adegan haru itu pun dengan cepat menyebar di linimasa media sosial.
Video yang pertama kali diunggah akun @medanhits.tv itu diawali dari sudut pandang sang anak yang sedang menyusuri jalan rusak. Lalu, tiba-tiba saja, matanya menangkap sosok familiar berjalan kaki di depan. Seorang pria paruh baya dengan karung di pundak. Tanpa pikir panjang, ia menghentikan kendaraannya dan teriak memanggil, “Bapak-bapak!”
Sang ayah menoleh. Wajahnya yang lelah seketika berubah. Mereka pun bergegas merangkul satu sama lain, di tengah jalan yang dikepung air. Pelukan itu bicara banyak tentang rasa rindu, kelegaan, dan ketakutan yang akhirnya menemukan pelampiasan.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas