Wamenpar Ni Luh Puspa menyampaikan keyakinannya dengan nada optimistis.
"Saya percaya kita akan go beyond. Dengan segala optimisme ini mudah-mudahan Indonesia bisa leading di sektor pariwisata," ujarnya.
Peluncuran ini sekaligus menjadi momentum bagi Kemenpar untuk mengajak semua pihak bergerak bersama. Pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas lokal, hingga pelaku kreatif didorong memperkuat kolaborasi. Tujuannya jelas: agar pengembangan pariwisata berjalan terarah dan konsisten.
Dengan panduan ini, diharapkan semua pemangku kepentingan punya visi yang sama tentang masa depan pariwisata Indonesia lebih berkualitas, lebih ramah lingkungan, dan lebih bermanfaat bagi banyak orang. Soalnya, masa depan pariwisata bukan cuma soal ramai atau sepi suatu destinasi. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana destinasi itu dikelola dengan baik, nyaman dikunjungi, dan tetap lestari untuk generasi mendatang.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam OTT Kasus Pemerasan
Polisi Lampung Gerebek Tiga Gudang Solar Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp160 Miliar
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka Pemerasan Rp2,7 Miliar ke OPD
Harga BBM Pertamina April 2026 Tak Berubah, Ikuti Kebijakan Pemerintah