Wamenpar Ni Luh Puspa menyampaikan keyakinannya dengan nada optimistis.
"Saya percaya kita akan go beyond. Dengan segala optimisme ini mudah-mudahan Indonesia bisa leading di sektor pariwisata," ujarnya.
Peluncuran ini sekaligus menjadi momentum bagi Kemenpar untuk mengajak semua pihak bergerak bersama. Pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas lokal, hingga pelaku kreatif didorong memperkuat kolaborasi. Tujuannya jelas: agar pengembangan pariwisata berjalan terarah dan konsisten.
Dengan panduan ini, diharapkan semua pemangku kepentingan punya visi yang sama tentang masa depan pariwisata Indonesia lebih berkualitas, lebih ramah lingkungan, dan lebih bermanfaat bagi banyak orang. Soalnya, masa depan pariwisata bukan cuma soal ramai atau sepi suatu destinasi. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana destinasi itu dikelola dengan baik, nyaman dikunjungi, dan tetap lestari untuk generasi mendatang.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
Transaksi Mata Uang Lokal Indonesia Tembus USD8,45 Miliar di Awal 2026
KAI Siap Dukung Transisi ke B50, Semua Lokomotif Sudah Terbiasa B40
TNI AL Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan AS, Kirim Kadet ke US Coast Guard
ATR/BPN Terapkan WFH untuk ASN, Jamin Layanan Pertanahan Tetap Optimal