"Kalau saya tahu saya dapat, saya akan ajak istri saya. Saya paksa, karena tahun lalu istri saya gak ikut juga dan mungkin sekarang juga tidur," ungkapnya, disambut gelak tawa hangat dari seluruh tamu undangan.
Tak lupa, di penghujung pidato, ia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Rasa syukur itu ditujukan kepada Visinema, CJ Pictures, serta para kolega di film "Panggil Aku Ayah".
"Saya tidak bisa mendapatkan piala ini tanpa kepercayaan dari Visinema, CJ Pictures, Anggia, Novi, Angga, sutradara saya Benni Setiawan, Boris, Tissa Biani, dan Pacil yang juga membentuk saya di film itu," kata Ringgo.
Dia menutup dengan kalimat yang mengena. "Terima kasih sekali lagi buat FFI 2025, sungguh ini berlebihan buat saya dan saya pasti akan ingat momen ini selamanya."
Ini adalah Piala Citra kedua bagi Ringgo. Tahun sebelumnya, aktor ini juga berhasil menyabet penghargaan serupa untuk film "Jatuh Cinta Seperti di Film-Film". Dua tahun beruntun, dua piala Citra. Sebuah pencapaian yang luar biasa.
Artikel Terkait
Ghost in the Cell Joko Anwar Tayang April 2026, Usung Satir Politik di Balik Cerita Horor Penjara
DPR Dorong Proses Hukum Tegas untuk 16 Mahasiswa UI Terduga Pelecehan Seksual
WMPP Gelar Rights Issue untuk Perbaiki Struktur Utang Rp4,04 Triliun
Final Trailer Ikatan Darah Tampilkan Aksi Brutal dan Lokalitas Indonesia