JAKARTA - Usai acara Anugerah Penggerak Nusantara 2025 berlangsung di MNC Conference Hall, Angela Tanoesoedibjo menyampaikan harapan besarnya. Co-CEO MNC Group dan CEO iNews Media Group ini berharap penghargaan tersebut bisa memicu semangat generasi muda untuk ikut membangun negeri.
Acara yang digelar di iNews Tower, Jakarta Pusat pada Kamis (20/11/2025) itu menurutnya sudah menunjukkan banyak kemajuan. "Banyak sekali generasi muda yang sudah langsung terlibat di lapangan untuk berkontribusi bagi bangsa ini," ujar Angela dengan nada optimis.
Namun begitu, dia merasa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Menurut Angela, penting banget memberikan ruang lebih luas agar anak-anak muda bisa berperan maksimal dalam pembangunan. Mereka butuh wadah, butuh apresiasi yang nyata.
"Semoga ke depannya kita bisa memberikan ruang-ruang itu juga, memberikan anugerah, penghargaan kepada generasi muda, khususnya yang sudah banyak berkontribusi bagi Indonesia," tambahnya.
Di sisi lain, APN 2025 sendiri sebenarnya punya tujuan yang lebih strategis. Acara ini dirancang untuk memperkuat sinergi dan mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Makanya, apresiasi diberikan baik kepada tokoh maupun institusi yang sudah berkontribusi di berbagai sektor.
Angela punya keyakinan kuat. "Harapan kami, dengan penganugerahan ini, maka akan banyak tidak hanya tokoh-tokoh, tapi generasi muda yang tergerak dan juga ingin terlibat langsung," tegasnya.
Acara yang dihadiri pejabat pemerintah, pimpinan lembaga, pelaku usaha, serta tamu undangan dari berbagai daerah ini memang menjadi bagian penting. Ini adalah rangkaian penganugerahan kepada para penggerak pembangunan nasional dari beragam sektor strategis. Sebuah upaya kolektif yang patut diapresiasi.
Artikel Terkait
Kejaksaan Agung Setor Rp1,03 Triliun ke Negara dari Hasil Pemulihan Aset, Termasuk Kasus Edi Tansil
Dinas Pendidikan DKI Siapkan 245.980 Kursi untuk SPMB 2026/2027, Buka Empat Jalur Penerimaan
AS Bantah Klaim Iran soal Isi Nota Kesepahaman, Termasuk Pencairan Rp424 Triliun
Daya Tampung SPMB Jakarta 2026/2027 Capai 245.980 Kursi, Libatkan Sekolah Swasta Gratis