Bea Cukai Tegal Bantah Petugas Gadungan dalam Video Viral Razia Warung Madura

- Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:05 WIB
Bea Cukai Tegal Bantah Petugas Gadungan dalam Video Viral Razia Warung Madura

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan dua orang mengenakan rompi Bea Cukai tengah merazia sebuah warung Madura pada malam hari. Kemunculan unggahan itu langsung memicu spekulasi warganet, mulai dari tuduhan petugas gadungan hingga praktik pungutan liar. Namun, pihak Bea Cukai akhirnya angkat bicara dan membantah seluruh tudingan tersebut.

Video yang diunggah oleh seorang pemilik akun TikTok itu memperlihatkan kedua petugas memasuki warung dan memeriksa sejumlah sudut ruangan. Mereka tampak mencari keberadaan rokok ilegal yang diduga disimpan di lokasi tersebut. Pemeriksaan yang berlangsung pada malam hari itu membuat pemilik warung merasa curiga dan sempat mempertanyakan surat tugas yang dibawa oleh kedua petugas.

Informasi awal yang berkembang di media sosial menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di Balaraja, Tangerang, Banten. Namun, setelah dilakukan verifikasi, Bea Cukai memastikan bahwa lokasi kejadian sebenarnya berada di Tegal, Jawa Tengah. Ketidaksesuaian lokasi ini turut memperkeruh suasana dan memperkuat kecurigaan publik terhadap keabsahan operasi tersebut.

Pihak Bea Cukai kemudian memberikan klarifikasi resmi. Mereka menegaskan bahwa kedua orang yang tampak dalam video adalah petugas resmi yang sedang menjalankan tugas. Operasi tersebut, menurut mereka, telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dalam keterangan yang diunggah melalui akun Instagram resmi @bctegal.official pada Jumat (8/5/2026), Bea Cukai Tegal menjelaskan bahwa pemeriksaan itu dilakukan pada 14 April 2026. “Bahwa benar pada tanggal 14 April 2026, petugas Bea Cukai Tegal menjalankan tugas pemeriksaan terhadap tiga lokasi tepatnya di Desa Balamoa, Kec. Pangkah, Kab. Tegal, Jawa Tengah,” demikian bunyi pernyataan resmi tersebut.

Bea Cukai Tegal menambahkan bahwa pemeriksaan dilakukan pada malam hari karena pihaknya menerima informasi adanya dugaan pengiriman rokok ilegal di lokasi tersebut pada sore harinya. Alasan operasional inilah yang kemudian menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan penggeledahan di luar jam kerja biasa.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar