Angin puting beliung yang menerjang Desa Ulak Kembahang I, Ogan Ilir, meninggalkan jejak kehancuran. Di tengah situasi itu, polisi turun tangan. Mereka tak hanya datang untuk meninjau, tapi juga bergotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak parah, khususnya milik para lansia.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, langsung memimpin aksi ini. "Kami hadir supaya masyarakat tahu, mereka nggak sendirian," ujarnya, Rabu lalu.
Bagus menegaskan, bantuan ini bentuk nyata komitmen Polri untuk melindungi dan mengayomi.
Rumah yang jadi sasaran perbaikan adalah kediaman Nuridah, seorang nenek berusia 65 tahun. Keadaannya memprihatinkan. Atapnya ambruk ditimpa pohon kelapa yang tumbang saat angin kencang melanda. Bisa dibilang, tempat itu sudah tidak layak lagi untuk ditinggali.
Melihat kondisi itu, AKBP Bagus bersama personel Polsek Pemulutan segera bergerak. Mereka membawa serta material bangunan seperti papan, kayu, dan sekaleng paku. Tujuannya satu: membenahi atap yang hancur itu. Tak lupa, bantuan sembako juga diserahkan untuk meringankan beban Nuridah.
Kerja sama antara polisi dan warga setempat berjalan lancar. Diharapkan, upaya bersama ini bisa mempercepat proses pemulihan tempat tinggal sang nenek.
Di sisi lain, aksi tanggap darurat ini bukanlah inisiatif spontan. Menurut Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, semua berangkat dari arahan langsung Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho.
"Kami mendorong seluruh jajaran untuk betul-betul hadir secara nyata di tengah masyarakat," kata Nandang.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kegiatan seperti ini adalah wujud dari semangat yang selalu digaungkan: 'Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?'. Itulah prinsip yang coba dijalankan oleh personel Polda Sumsel dalam pengabdian mereka.
Artikel Terkait
Ketua Umum Walubi Nyalakan Pelita Perdamaian di Candi Mendut, Awali Rangkaian Perayaan Waisak
Polisi Tembak Penjambret WNA Jerman di Surabaya yang Coba Melawan Saat Ditangkap
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Perlu Bergeser dari Pendekatan Represif ke Sistem Pemulihan Aset Terintegrasi
Johan Rosihan: Ibadah Kurban Jadi Sarana Strategis Bentuk Karakter Kepemimpinan Generasi Muda