"Tiba-tiba semuanya menjadi dipaksakan, dia menjadi wakil presiden," ujarnya.
Membandingkan Kualitas Gibran dengan Wakil Presiden Sebelumnya
Prof Henri juga membandingkan kualitas Gibran dengan para Wakil Presiden Indonesia sebelumnya. Ia menyebut nama-nama besar seperti B.J. Habibie, Mohammad Hatta, Jenderal Umar Wirahadikusumah, dan Adam Malik.
Menurutnya, kualitas Gibran belum sepadan dengan para pendahulunya yang memiliki rekam jejak dan kualifikasi mumpuni di bidangnya masing-masing.
Menyoroti Rekayasa di Mahkamah Konstitusi
Henri dengan tegas menyebut adanya rekayasa dalam proses pencalonan Gibran, khususnya yang berkaitan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi. Hal inilah yang menjadi salah satu sumber kekecewaannya yang paling mendalam.
Ia menutup pernyataannya dengan menyebutkan bahwa berbagai persoalan yang muncul di akhir era Jokowi kini menjadi tugas Presiden Prabowo Subianto untuk membenahinya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir