Beberapa tindakan Luhut yang mulai mencuri perhatian publik antara lain:
- Meminta Prabowo untuk tidak tunduk pada tekanan organisasi buruh terkait kebijakan upah.
- Meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menyuntikkan dana sebesar Rp50 triliun ke Indonesia Investment Authority (INA).
Meski menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut diingatkan bahwa Prabowo adalah seorang kepala negara yang memegang tanggung jawab penuh atas arah kebijakan negara.
Igor menegaskan bahwa Prabowo memiliki agenda dan preferensi kebijakannya sendiri, sehingga tidak seharusnya dipengaruhi apalagi diatur oleh pihak lain.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup, Istana Bantah Isu Konsolidasi Oposisi
Said Didu Bongkar Pembicaraan Empat Jam dengan Prabowo: Kami Bukan Ternak Siapa-siapa
Jokowi Pacu PSI, Siapkan Dinasti Politik Lewat Dua Anak
Dokter Tifa Soroti Penampilan Jokowi di Rakernas PSI: Playing Victim di Balik Kondisi Fisik?