Februari 2026 nanti, pameran IIMS bakal jadi panggung penting bagi Kia di Indonesia. Pasalnya, PT Kia Sales Indonesia (KSI) entitas baru yang kini langsung dikendalikan dari Korea Selatan rencananya akan meluncurkan Kia Carens Facelift di sana. Ini jadi langkah pertama mereka setelah mengambil alih bisnis dari Indomobil.
Jong Sung Park, CEO-nya, sudah tak sabar mengumumkan rencana ini. Di Jakarta, Rabu lalu, ia menyebut momen ini spesial.
“Kami akan kenalkan produk baru yang menyesuaikan lini dengan nilai kompetitif di Indonesia, lewat Kia Carens. Untuk detailnya, stay tuned, ya. Akan diumumkan segera,” ucap Park.
Jadi, selain soal peralihan kepemilikan, publik juga bisa menantikan kehadiran MPV anyar ini. Memang, KSI masih tutup rapat soal spesifikasi dan harga pastinya. Tapi mereka janji, Carens versi baru ini dirancang buat menjawab kebutuhan generasi modern Indonesia. Mulai dari teknologi, desain, sampai kenyamanan kabin.
Nah, buat gambaran kasar, kita bisa lihat ke India. Di sana, versi Carens Clavis sudah lebih dulu dipasarkan dengan tiga pilihan mesin. Opsi paling dasar pakai mesin bensin 1.500 cc NA yang tenaganya 113 dk. Kalau mau lebih ngacir, ada versi 1.500 cc T-GDi dengan tenaga 157 dk. Terakhir, buat yang suka diesel, tersedia juga mesin 1.500 cc CRDi VGT.
Soal fitur keselamatan, Kia tampaknya nggak mau ketinggalan. Sistem ADAS akan disematkan sebagai standar, lengkap dengan peringatan dini tabrakan, cruise control adaptif, dan bantuan menjaga lajur. Cukup komplet untuk keluarga.
Desainnya? Sudah pasti jadi perhatian utama. Wajah depan mengusung tema Digital Tiger Face yang terlihat futuristik, sementara interiornya didesain agar tetap fungsional beberapa tombol fisik masih dipertahankan agar mudah dioperasi. Hasilnya, kesan modern dan dinamis berpadu cukup harmonis.
Lalu, harganya kira-kira bakal segimana? Kalau mengacu pada pasar India, Carens Clavis dibanderol mulai Rp 206 jutaan sampai Rp 359 jutaan. Tapi ya, harga di Indonesia nanti pasti akan disesuaikan lagi. Kita tunggu saja kabar resminya bulan depan.
Artikel Terkait
Dirut BTN Khawatir Aturan Baru SLIK Bisa Picu Risiko KPR Bermasalah
Timnas Indonesia U-17 Hadapi Malaysia di Laga Krusial Piala AFF Malam Ini
Indonesia Resmi Peroleh 127,3 Hektar di Pulau Sebatik dari Malaysia
Pos Indonesia Siap Jadi Penggerak Utama Konsolidasi BUMN Logistik