Di Blora, ada sebuah program yang sedang jadi sorotan: desa tematik. Intinya, desa-desa ini bakal dikembangkan untuk menyuplai bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jadi, konsepnya saling menyambung.
Dalam perayaan Hari Desa tingkat kabupaten yang digelar di Alun-alun Blora, Dirjen PEID Kemendes PDT, Tabrani, hadir dan menjelaskan soal ini. Dia datang mewakili Menteri Yandri Susanto dalam acara bertajuk Kendurian Bersama itu.
"Program unggulan Kabupaten Blora, salah satunya mengembangkan desa tematik padi organik," ujar Tabrani, Senin (12/01/2026).
Menurutnya, Kemendes PDT memang sedang menggenjot program Desa Tematik. Caranya dengan menyesuaikan potensi unik yang dimiliki masing-masing wilayah. Nantinya, desa-desa seperti Desa Ikan Nila, Desa Ayam Petelur, atau Desa Daging inilah yang diharapkan menjadi penyuplai utama bahan baku untuk MBG. Jadi, pasokannya lebih terjamin dan sesuai dengan karakter lokal.
Acara Kendurian Bersama itu sendiri bertujuan memupuk semangat kebersamaan. Intinya, membangun desa harus dimulai dari melihat apa yang sudah ada di tempat itu.
"Kegiatan ini dalam rangka mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yaitu Membangun Dari Desa dan Dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan," jelas Tabrani lagi.
Rangkaian acara di Blora ini sebenarnya adalah bagian dari perayaan Hari Desa 2026 yang puncaknya akan dilaksanakan di Kabupaten Boyolali pada pertengahan Januari mendatang. Selain Tabrani, hadir juga Bupati Blora Arif Rohman, jajaran kepala OPD, camat, hingga para kepala desa dan perangkatnya. Masyarakat umum pun turut memadati alun-alun, menciptakan suasana yang cukup meriah.
Artikel Terkait
Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, Libatkan Bank Sampah Binaan
Tiang Penerangan Jalan di Lokasi Amblas Lenteng Agung Dicabut untuk Cegah Bahaya
Menteri Ketenagakerjaan Tutup PMN Batch 2, Target Peserta 150 Ribu Orang pada 2026
Sapi Kurban 1,1 Ton Bertuliskan TIW Dikirim ke Masjid Terdekat Rumah Amien Rais