Minum Susu Botol Sebelum Tidur Tingkatkan Risiko Gigi Berlubang pada Anak

- Kamis, 16 Juli 2026 | 05:20 WIB
Minum Susu Botol Sebelum Tidur Tingkatkan Risiko Gigi Berlubang pada Anak

Kebiasaan memberikan susu botol kepada anak sebelum tidur memang sering dijadikan cara agar si kecil cepat terlelap. Namun, di balik kenyamanan itu, tersembunyi ancaman bagi kesehatan gigi anak. Dokter gigi spesialis anak memperingatkan bahwa praktik ini bukan mitos belaka ia nyata meningkatkan risiko karies atau gigi berlubang.

Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak RS Pondok Indah - Puri Indah, drg. Alana Aluditasari, Sp.K.G.A, menjelaskan bahwa kebiasaan minum susu menggunakan botol sebelum tidur menjadi salah satu faktor pemicu terbentuknya karies pada anak. "Kebiasaan minum susu menggunakan botol sebelum tidur menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan terbentuknya karies gigi pada anak," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).

Karies adalah kerusakan pada enamel atau lapisan terluar gigi akibat proses demineralisasi. Kerusakan ini dipicu oleh zat asam yang dihasilkan bakteri di dalam mulut saat memfermentasi sisa makanan atau minuman yang mengandung gula maupun karbohidrat. Ketika anak tertidur setelah minum susu tanpa membersihkan gigi, sisa cairan susu menempel lebih lama pada permukaan gigi. Hal itu memberi kesempatan bagi bakteri untuk menghasilkan asam yang perlahan mengikis enamel hingga akhirnya membentuk lubang.

Selain kebiasaan minum susu botol sebelum tidur, drg. Alana menyebut sejumlah faktor lain yang juga meningkatkan risiko karies pada anak. Di antaranya gemar mengonsumsi makanan manis atau berpati, malas menyikat gigi, kurang minum air putih sehingga mulut menjadi kering, serta tidak menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.

Meski awalnya tampak ringan, gigi berlubang tidak boleh dianggap sepele. Karies yang tidak segera ditangani dapat berkembang hingga lapisan gigi yang lebih dalam dan menyebabkan rasa nyeri, infeksi, bahkan gigi tanggal sebelum waktunya. "Meski gigi anak akan tanggal dan berganti dengan gigi permanen seiring bertambahnya usia, bukan berarti kesehatan gigi susu dapat diabaikan begitu saja. Tanpa perawatan yang tepat, gigi anak rentan mengalami karies gigi," kata drg. Alana.

Karena itu, ia mengingatkan orang tua untuk mulai mengurangi kebiasaan memberikan susu dengan botol saat anak hendak tidur. Sebagai gantinya, anak dapat dibiasakan minum menggunakan gelas atau botol sedotan sesuai usia. "Jika anak masih mengonsumsi susu dengan botol dot sebelum tidur, ganti botol dot dengan gelas atau botol sedotan," ujarnya.

Selain itu, orang tua dianjurkan membiasakan anak menyikat gigi minimal dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, membatasi konsumsi makanan dan minuman manis, serta rutin memeriksakan kesehatan gigi setiap enam bulan sekali. Dengan menerapkan kebiasaan tersebut sejak dini, risiko karies dapat ditekan sehingga kesehatan gigi dan mulut anak tetap terjaga hingga gigi permanennya tumbuh.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags