Polemik antara Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dengan Buya Anwar Abbas, tokoh senior Muhammadiyah, kian memanas. Sorotan publik kini berubah jadi desakan tegas: banyak yang minta Dahnil dicopot dari jabatannya. Semua ini berawal dari cara Dahnil menanggapi kritik sang buya soal pengelolaan haji.
Menurut sejumlah saksi, kontroversi ini meledak setelah beredar luas video dan kutipan pernyataan Dahnil di media sosial. Saat menanggapi komentar Anwar Abbas terkait sektor katering haji, Dahnil disebut-sebut melontarkan kata "cangkem". Bagi banyak kalangan, pilihan diksi itu dianggap tidak pantas, bahkan terkesan kasar.
Aktivis Muhammadiyah Jakarta, Farid Idris, pun angkat bicara. Ia secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan pencopotan Dahnil.
Sebenarnya, awal konflik ini sederhana. Buya Anwar Abbas cuma mengingatkan pemerintah agar tidak menyerahkan pelayanan ratusan ribu jamaah haji cuma ke dua perusahaan. Menurutnya, evaluasi menyeluruh sangat diperlukan biar layanan lebih transparan dan profesional, tidak tersandera kepentingan tertentu.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir