Pasar saham Indonesia hari ini menunjukkan pemulihan yang cukup meyakinkan. IHSG berhasil rebound 1,57 persen, mengunci sesi pertama di posisi 8.047,22. Padahal, awal perdagangan sempat suram dengan pembukaan di level 7.888,77. Namun, tekanan jual tak bertahan lama. Indeks malah berbalik melesat dan sempat menyentuh puncak harian di angka 8.059.
Kalau lihat papan pencatatan, aktivitasnya cukup ramai. Volume transaksi mencapai 36,3 miliar saham dengan nilai tukar tangan hingga Rp17,6 triliun. Mayoritas saham berpesta di zona hijau tepatnya 611 emiten. Yang melemah cuma 175, sementara 172 lainnya diam di tempat.
Penguatan ini ternyata cukup luas. Tak cuma IHSG, indeks lainnya ikut merasakan angin segar. LQ45 naik 1,44 persen, IDX30 melonjak 1,72 persen. MNC36 dan JII juga tak mau kalah, masing-masing menguat 1,46 persen dan bahkan 3,13 persen.
Di sisi lain, hampir semua sektor ikut merayakan kenaikan ini. Dari konsumer non-siklikal, energi, sampai teknologi dan kesehatan, semua catat keuntungan. Hanya satu yang tertinggal: sektor infrastruktur masih terlihat lesu dan tercatat negatif.
Nah, soal saham individu, ada beberapa nama yang jadi bintang hari ini. LRNA dari Eka Sari Lorena Transport, LMPI milik Langgeng Makmur Industri, dan SOHO (Soho Global Health) memimpin barisan top gainers. Performa mereka benar-benar mencolok.
Tapi tentu, tidak semua beruntung. Di daftar top losers, kita lihat XDIF (Danareksa Investment Management), NSSS (Nusantara Sawit Sejahtera), dan MORA (Mora Telematika Indonesia) harus menelan pil pahit pelemahan harga.
Secara keseluruhan, sesi pagi ini memberikan kejutan positif. Pasar seolah menarik napas lega setelah beberapa hari tertekan. Tunggu saja lanjutannya di sesi kedua nanti.
Artikel Terkait
Bitcoin Tembus Rp1,39 Miliar, Tertinggi dalam Tiga Bulan Didorong Arus Dana Institusional
BRI Gandeng Grab, Beri Diskon Belanja dan Transportasi bagi Pemegang Kartu Kredit
MNC Bank Medan Bagikan Hadiah Cashback Jutaan Rupiah Lewat Program Tabungan Dahsyat Arisan
IHSG Ditutup Menguat 1,22 Persen ke 7.057, Didorong Sektor Barang Baku dan Keuangan