MURIANETWORK.COM – Belakangan ini, serangkaian aksi teror dan intimidasi tampaknya makin menjadi-jadi. Sasaran mereka beragam: mulai dari pegiat media sosial, jurnalis, sampai aktivis lingkungan. Fenomena yang meresahkan ini pun tak luput dari sorotan, dan kali ini yang angkat bicara adalah Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum). Organisasi itu secara tegas mengecam segala bentuk kekerasan yang ditujukan untuk membungkam suara kritis.
Ambil contoh kasus yang menimpa konten kreator Ramond Dony Adam, atau yang lebih dikenal sebagai DJ Donny. Rumahnya jadi sasaran pelemparan bom molotov. Tak cukup sampai di situ, ia juga mendapat kiriman yang mengerikan: bangkai ayam yang sudah dipotong-potong, disertai pesan ancaman pembunuhan. Sungguh tindakan yang membuat bulu kuduk merinding.
Namun begitu, DJ Donny bukan satu-satunya korban. Nasib serupa dialami oleh aktivis Greenpeace, Iqbal Damanik. Lalu ada Sherlya Annavita Rahmi, seorang pegiat medsos yang harus menerima paket berisi telur busuk. Mobil pribadinya pun dicoret-coret dengan tulisan bernada intimidatif. Sebelum mereka, ada juga Virdian yang mobilnya dirusak oleh orang tak dikenal. Bahkan, jauh sebelumnya, jurnalis Tempo Francisca Christy Rosana (Cica) pernah mendapat kiriman mengerikan: sebuah paket berisi kepala babi. Rentetan peristiwa ini, kalau dirunut, membentuk pola yang mengkhawatirkan.
Menurut Faisal Aristama, Kepala Departemen Advokasi Iwakum, semua ini bukanlah insiden biasa. Ini adalah indikator serius.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir