Alhasil, video CCTV itu pun meledak di ruang publik. Mawa menggunakannya sebagai barang bukti utama untuk melaporkan pasangan Inara dan Insanul dengan tuduhan perselingkuhan dan perzinaan. Publik pun tercengang, apalagi mengetahui Agung kini sudah tidak lagi bekerja untuk Inara. Statusnya berubah jadi terlapor setelah Inara melaporkannya ke Bareskrim Polri.
Agung pun harus menghadapi pemeriksaan penyidik. Fokusnya tak cuma soal rekaman, tapi juga mengulik hubungan kerjanya dengan Inara Rusli dan Virgoun. Penyidik juga mendalami sejauh mana pengetahuan teknis Agung tentang sistem CCTV di rumah tersebut, termasuk prosedur pengambilannya.
Yang menarik, dari penuturan pengacara, Inara disebutkan bersikap netral dalam hal ini. Dia tidak pernah memberi perintah khusus, tapi juga tidak pernah secara tegas melarang pengambilan rekaman untuk keperluan seperti ini.
“Secara prinsip, Inara tidak pernah menyuruh dan juga tidak pernah melarang terkait pengambilan CCTV. Agung memang posisinya sebagai sopir, tetapi terkait hal-hal teknis di dalam rumah,” tandas Sukardi.
Kasus ini, seperti biasa, berlarut-larut. Dari suara aneh di lantai tiga, berujung pada perseteruan hukum yang rumit dan perbincangan hangat di media sosial. Semua pihak kini menunggu perkembangan berikutnya dari penyidik.
Artikel Terkait
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor
Niat Main ke Tetangga, Bocah 4 Tahun Tewas dalam Karung Putih