James Whitaker, seorang pria Amerika berusia 34 tahun, punya pilihan sulit di depan hakim. Bayangkan saja: mengembalikan uang $300.000 atau mendekam di penjara selama setahun penuh. Dan dia memilih yang terakhir. Keputusannya ini, jujur saja, bikin geleng-geleng kepala.
Semua berawal dari sebuah kekeliruan yang cukup fantastis. Perusahaan bernama Unity Financial tanpa sengaja mentransfer dana sebesar $1,1 juta sekitar Rp 17,4 miliar ke rekening pribadi Whitaker. Bukan jumlah yang sedikit, bukan?
Namun begitu, alih-alih memberi tahu bank atau perusahaan soal uang yang bukan haknya itu, pria ini memilih jalan lain. Uang sebesar itu dia gunakan untuk hidup enak: berbelanja, jalan-jalan, dan tentu saja, membantu sanak keluarganya. Hal itu berlangsung selama beberapa bulan sebelum akhirnya ketahuan oleh otoritas federal.
Pihak berwenang berhasil menyita kembali sekitar $800.000. Tapi, masih ada sisa $300.000 yang entah kemana. Di sinilah hakim memberinya ultimatum yang terdengar ekstrem: kembalikan sisa uang itu, atau terima hukuman satu tahun penjara.
Artikel Terkait
Luka Doncic Cetak 60 Poin, Bawa Lakers dan Momentum ke Level Baru
Tuchel Pangkas Skuad Inggris, Nol Pemain Liverpool Dipanggil
De la Fuente Umumkan Skuad Spanyol untuk Uji Coba Lawan Serbia dan Mesir
Analis: Kasus Andrie Yunus Harus Diadili di Pengadilan Militer dengan Transparansi