Sebuah perampokan dengan kekejaman yang sulit dicerna telah mengguncang sebuah dusun di Boyolali. Dukuh Pengkol, yang biasanya tenang, kini gempar. Di sebuah rumah yang agak terpencil, seorang bocah perempuan berusia enam tahun, Adisa Orlin, ditemukan tewas. Ibunya, Daryanti (33), selamat tapi dalam keadaan kritis, dengan luka parah di lehernya.
Peristiwa ini terjadi Kamis sore lalu. Suasana mencekam itu baru terunggu ketika paman korban, Ngatirin, mendapat telepon panik dari Purwanto, suami Daryanti yang sedang merantau di Kalimantan Barat untuk usaha satenya.
Purwanto, yang jelas ketakutan, memintanya segera mengecek kondisi istri dan anaknya di rumah.
Saat tiba, pemandangan yang ia lihat sungguh memilukan. Daryanti terbaring lemah, nyaris tak berdaya. Namun, di tengah penderitaannya, ia masih sempat meminta tolong. Ia menyuruh Ngatirin untuk menolong anaknya, Orlin, yang katanya ada di kamar mandi.
Dengan hati berdebar, ia menuju kamar mandi. Dan di sanalah ia menemukan hal yang paling mengerikan. Kepala Orlin terendam dalam sebuah ember berisi air. Ngatirin segera mengangkat tubuh kecil itu, berharap masih ada tanda-tanda kehidupan.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor