Baghdad diguncang kejadian pagi ini. Kepulan asap tebal tiba-tiba membubung tinggi dari atap Hotel Al-Rasheed, disusul semburan api yang jelas terlihat dari kejauhan. Video insiden itu langsung membanjiri media sosial, membuat banyak orang bertanya-tanya. Apa yang sebenarnya terjadi di jantung Irak itu?
Rupanya, ini bukan kebakaran biasa. Menurut laporan CNN, hotel ternama tersebut berada di kawasan Zona Hijau sebuah wilayah super ketat yang jadi rumah bagi kantor-kantor pemerintah dan perwakilan diplomatik asing, termasuk Kedutaan Besar Amerika Serikat. Kawasan itu biasanya dijaga sangat ketat.
Di sisi lain, keterangan resmi justru datang dari Kementerian Dalam Negeri Irak. Mereka mengonfirmasi bahwa sebuah drone jatuh di area hotel itu pagi tadi.
“Kementerian ingin mengklarifikasi bahwa, setelah tim forensik khusus melakukan inspeksi di lokasi dan teknis, ditemukan bahwa sebuah drone telah menghantam pagar atas hotel, tanpa mengakibatkan korban jiwa atau kerusakan material yang signifikan,”
Begitu bunyi pernyataan resmi mereka. Cukup mengejutkan, melihat besarnya asap yang terlihat di video.
Namun begitu, situasinya jadi makin rumit. Serangan ke Hotel Al-Rasheed ini ternyata berbarengan dengan insiden lain. Ada video terpisah, yang lokasinya dilacak oleh CNN, yang menunjukkan ledakan keras di dekat kompleks Kedutaan Besar AS. Video lain bahkan menangkap sebuah proyektil mirip drone yang nyaris menghantam area kedutaan sebelum akhirnya diledakkan di udara oleh sistem pertahanan. Jaraknya cuma sekitar 600 meter dari kompleks diplomatik itu.
Sebelum semua konfirmasi ini keluar, juru bicara militer Irak, Sabah al-Numan, sudah lebih dulu bicara. Dia menyebutkan bahwa markas besar Kedutaan AS, Hotel Al-Rasheed, dan ladang minyak Majnoon di selatan menjadi target serangan. Jadi, ini bukan insiden tunggal. Rasanya seperti gelombang serangan yang terkoordinasi dalam satu waktu.
Suasana di Baghdad pagi ini pasti tegang. Meski pihak berwenang menyatakan tidak ada korban jiwa, asap hitam yang membumbung tinggi di langit Zona Hijau tentu meninggalkan kesan mendalam dan pertanyaan yang belum sepenuhnya terjawab.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi