Tapi harapannya pupus.
Setelah menyadari keponakannya telah tiada, Ngatirin berbalik menolong Daryanti yang kondisinya semakin kritis. Wanita itu pun dilarikan ke RSUD Simo untuk pertolongan medis darurat.
Menurut keterangan, rumah keluarga Purwanto ini cukup besar dan terpencil, dikelilingi kebun jati. Jaraknya yang jauh dari tetangga membuat tak seorang pun mendengar kejadian berlangsung. Kebetulan, anak pertama mereka selamat karena masih berada di sekolah saat tragedi terjadi.
Kepala Desa Pengkol, Suripno, mengonfirmasi kabar ini. Ia mendapat laporan dari Ketua RT dan langsung mendatangi lokasi. Saat tiba, polisi dari Polsek Klego dan Karanggede sudah lebih dulu ada di sana, mengamankan TKP dengan garis polisi.
Suripno juga mengenang Daryanti sebagai warga yang baik dan aktif di kegiatan masyarakat. Sampai saat ini, polisi masih menyelidiki motif dan pelaku di balik perampokan sadis yang merenggut nyawa seorang anak kecil ini. Investigasi terus berlanjut untuk mengungkap kebenaran dan menangkap orang-orang yang bertanggung jawab.
Artikel Terkait
Dari Tuduhan Spons ke Kediaman Gubernur: Kisah Pedagang Es Gabus yang Berbalik Nasib
Bayi Dibawa Naik Motor Sambil Dikepung Asap Rokok, Pasangan Ini Malah Amuk Saat Ditegur
Marco Grossi: Sang Pendiam di Balik iLovePDF yang Menolak Dikendalikan Investor
Pertikaian Gaji Picu Bentrok Pekerja Lokal dan TKA China di Proyek IPIP Kolaka