Gaya Hidup Mewah di Instagram, Jerat Rp 3 Miliar untuk Korban Akademi Crypto

- Rabu, 14 Januari 2026 | 18:15 WIB
Gaya Hidup Mewah di Instagram, Jerat Rp 3 Miliar untuk Korban Akademi Crypto

Gaya hidup mewah yang dipamerkan di Instagram, lengkap dengan mobil-mobil super, rupanya jadi umpan yang sempurna. Inilah yang dirasakan Younger, seorang member Akademi Crypto, sebelum akhirnya ia mengaku rugi hingga Rp 3 miliar. Sorotan kini mengerucut pada sosok influencer keuangan Timothy Ronald, yang citra suksesnya menjadi daya tarik utama.

Younger bercerita, ketertarikannya berawal dari unggahan Timothy. “Lihat dia beli mobil mewah di usia muda, ya saya pun tergiur,” ujarnya. Dari sana, keyakinannya tumbuh. Ia pun memutuskan untuk bergabung dengan komunitas Akademi Crypto yang didirikan Timothy bersama rekannya, Kalimasada.

Untuk masuk, ia merogoh kocek Rp 9 juta sebagai biaya keanggotaan awal. Namun, cerita tak berhenti di situ.

Tak lama setelah bergabung, tawaran lain datang: paket member seumur hidup seharga Rp 39 juta. Janjinya, akses penuh ke materi dan sinyal investasi yang menggiurkan. Younger tertarik lagi. Jika dijumlah, ia sudah mengeluarkan sekitar Rp 50 juta hanya untuk biaya keanggotaan. Tapi itu baru permulaan. Perlahan, ia mulai terlibat lebih dalam dalam aktivitas trading yang diarahkan oleh Timothy sendiri.

Setelah resmi jadi member, janji-janji manis mulai berdatangan. Younger mengaku menerima sinyal-sinyal kripto yang dijamin bisa mendatangkan keuntungan fantastis, bahkan sampai 300-500 persen. Ada dokumen PDF yang menunjukkan proyeksi menggiurkan: modal Rp 2 juta konon bisa melambung jadi Rp 2 miliar. Salah satu aset yang direkomendasikan adalah Koin Manta.

Tanpa pikir panjang, Younger mengikuti arahan. Ia membeli Koin Manta lewat beberapa platform seperti Binance dan KuCoin. Tapi yang terjadi kemudian justru sebaliknya.


Halaman:

Komentar