Anthony Ginting Cedera Lagi: Penyebab, Timeline Pemulihan, dan Dampak ke Peringkat Dunia

- Selasa, 04 November 2025 | 03:10 WIB
Anthony Ginting Cedera Lagi: Penyebab, Timeline Pemulihan, dan Dampak ke Peringkat Dunia
Anthony Ginting Cedera Lagi, Absen dari Korea Masters 2025 - Kabar Terbaru

Anthony Sinisuka Ginting Cedera Pinggang, Terpaksa Mundur dari Korea Masters 2025

Pebulu tangkis andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, kembali diterpa cedera. Kali ini, atlet berusia 28 tahun itu mengalami masalah pada pinggang bagian bawah yang memaksanya untuk absen dari turnamen Korea Masters 2025.

Penyebab dan Kronologi Cedera Ginting

Menurut Harry Hartono, Asisten Pelatih Tunggal Putra Pelatnas Cipayung, kondisi tidak nyaman di pinggang Ginting mulai dirasakan setelah ia tampil di French Open 2025. Cedera ini dinilai cukup mengganggu dan memerlukan waktu untuk pemulihan.

"Anthony Sinisuka Ginting tidak bisa bermain di Korea Masters karena ada kendala pinggang bagian bawah yang cukup mengganggu. Kondisi ini terasa setelah pertandingan di French Open kemarin," jelas Harry Hartono.

Performa dan Peringkat Dunia Anthony Ginting

Cedera ini menjadi tantangan tambahan bagi Ginting yang performanya sedang berusaha kembali stabil. Setelah sebelumnya mengalami cedera bahu, peringkat dunia peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu sempat merosot dan kini berada di posisi 57 dunia.

Proses Pemulihan dan Harapan ke Depan

Meski tersingkir di babak 16 besar French Open 2025, penampilan Ginting sebenarnya menunjukkan tren positif. Di turnamen BWF Super 750 tersebut, ia sempat memberikan perlawanan sengit kepada wakil Taiwan, Chi Yu Jen, sebelum akhirnya kalah dengan skor ketat.

Comeback Anthony Sinisuka Ginting di sektor tunggal putra sangat dinantikan. Sangat diharapkan masa pemulihan ini dapat membawanya kembali ke performa terbaik dan mengembalikan kepercayaan diri atlet berdarah Batak ini.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar