Selain Hodak, Atep juga membuka opsi bahwa pelatih berpengalaman dari Eropa juga layak dipertimbangkan. Dia secara khusus menyoroti pelatih asal Jerman yang terkenal dengan taktik gegenpressing.
"Penekanannya mungkin lebih ke gaya mainnya. Jerman itu gegenpressing. Mungkin itu cocok dengan pemain-pemain yang dimiliki oleh tim nasional kita," tutur Atep.
Kritik untuk PSSI: Jangan Tunda Penunjukan Pelatih
Atep menyoroti pernyataan PSSI yang tidak akan terburu-buru menunjuk pelatih dan baru akan melakukannya untuk FIFA Match Day Maret 2026. Atep tidak setuju dengan langkah ini.
"Pelatih butuh pengenalan juga. Bagaimana budaya sepak bola, bagaimana pemain yang dimiliki juga. Kalau saya berharap lebih cepat karena melatih timnas ini butuh waktu," tegasnya.
Dengan demikian, penunjukan pelatih baru untuk Timnas Indonesia tidak hanya tentang siapa pelatihnya, tetapi juga tentang kecepatan PSSI dalam mengambil keputusan untuk mempersiapkan tim dengan optimal.
Artikel Terkait
Hansamu Pilih Pulang ke Surabaya, PSM Kehilangan Solusi Ideal
Bobby-Melati Sikat Rekan Senegara, Lolos ke Final Thailand Masters
Ubed Bikin Kejutan, Singkirkan Alwi Farhan di Semifinal Thailand Masters
Thom Haye, Kunci Utama yang Bisa Bawa Ragnar Oratmangoen ke Persib