Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026

- Rabu, 18 Maret 2026 | 13:30 WIB
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026

Jakarta – Persaingan di Super League 2025/2026 ternyata tak cuma soal gol dan taktik. Ada pertarungan lain yang tak kalah sengit: perebutan suara dan warna di tribun penonton. Dan kali ini, Persija Jakarta keluar sebagai pemenangnya. Macan Kemayoran berhasil menggeser dua rival bebuyutannya, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, untuk meraih gelar klub dengan penonton terbanyak sepanjang musim.

Data dari Transfermarkt menunjukkan angka yang cukup mencengangkan. Persija mengumpulkan total 297.873 pasang mata yang hadir langsung ke stadion. Mereka unggul tipis dari Persib di posisi kedua yang mencatat 292.641 penonton. Sementara Persebaya harus puas di peringkat tiga dengan 220.482 penonton.

Puncak euforia itu terjadi di pekan ke-20. Saat menjamu Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, SUGBK nyaris penuh sesak. Sebanyak 56.989 orang memadati tribun, menciptakan rekor kehadiran tertinggi musim ini. Sayangnya, atmosfer panas itu tak diimbangi hasil bagus. Persija justru tumbang 0-2 dari Singo Edan.

Tapi kekalahan itu rupanya sama sekali tak menggerus semangat. Loyalitas Jakmania, begitulah sebutannya, tetap jadi tulang punggung yang mengantarkan tim ibukota ke puncak klasemen penonton ini.

Persib dan Persebaya Tak Mau Kalah

Persib Bandung, di posisi runner-up, juga punya cerita. Mereka hampir saja menyalip. Pertandingan dengan penonton terbanyak mereka justru terjadi saat El Clasico melawan Persija di GBLA. Sebanyak 29.616 bobotoh memenuhi stadion, membuktikan bahwa laga besar selalu punya magnet kuat.

Lalu ada Persebaya. Bonek Mania, basis suporter mereka yang terkenal militan, juga menunjukkan taring. Saat menjamu Persija di Gelora Bung Tomo, jumlah penontonnya malah lebih banyak: 30.432 orang. Angka itu bahkan mengungguli rekor kandang Persib, menunjukkan betapa panasnya rivalitas antara ketiga klub ini.

Jurang yang Terlalu Jauh

Namun begitu, kalau dilihat lebih jauh, ada kesenjangan yang cukup mengkhawatirkan. Di bawah tiga raksasa tadi, angka penonton langsung melorot drastis.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar