JAKARTA – Ajang Badminton Asia Championships 2026 di Ningbo, China, pada 7-12 April nanti bakal diramaikan oleh 17 wakil Indonesia. Dari semua sektor, ganda putra langsung jadi sorotan panas. Gimana nggak? Komposisinya menarik banget.
Daftar pemainnya udah keluar dari Badminton Asia. Dan Indonesia, seperti biasa, datang dengan kekuatan penuh di turnamen yang prestisenya setara Super 1000 ini. Persaingan buat masuk ke sini memang nggak main-main. Setiap negara cuma boleh bawa maksimal empat wakil per sektor, dengan syarat ketat. Jadi, bisa dibilang yang berangkat ini benar-benar yang terpilih.
Dan seperti yang kita tahu, ganda selalu jadi tulang punggung. Kali ini, selain andalan senior, ada juga angin segar dari duet muda yang lagi naik daun. Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, lalu Ali Faathir Rayhan bersama Devin Artha Wahyudi, masuk dalam daftar utama. Ini sinyal kuat bahwa regenerasi di sektor ini berjalan agresif, bahkan dipaksakan.
Mereka tentu nggak sendirian. Pengalaman akan diwakili oleh pasangan seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Tugas mereka jelas: menjaga konsistensi dan jadi penyeimbang.
Di sisi lain, sektor tunggal putra diisi tiga nama utama: Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh. Zaki Ubaidillah. Sementara Prahdiska Bagas Shujiwo nongkrong di posisi cadangan. Agak berbeda dengan tunggal putri yang cuma mengirim dua pemain utama, Putri Kusuma Wardani dan Thalita Ramadhani Wiryawan. Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi siap siaga di daftar cadangan.
Kalau ngomongin ganda putri, Indonesia benar-benar memaksimalkan kuota. Empat pasangan dikirim: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, serta Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Kekuatan cukup berlapis.
Begitu pula di ganda campuran. Ada empat pasangan yang bakal turun: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dan Bobby Setiabudi/Melita Daeva Oktavianti.
Dengan total 17 atlet, strategi Indonesia terlihat jelas: kombinasi antara darah segar dan pelatih lama. Ini bukan cuma soal mengejar medali di Ningbo, tapi juga uji kedalaman skuad nasional di level benua. Turnamen ini diprediksi bakal sengit. Dan performa ganda putra kita, dengan dinamika yang ada, pasti jadi salah satu yang paling ditunggu.
Berikut nama-nama yang akan membawa nama Indonesia:
Tunggal Putra
1. Jonatan Christie
2. Alwi Farhan
3. Moh. Zaki Ubaidillah
Cadangan: Prahdiska Bagas Shujiwo
Tunggal Putri
1. Putri Kusuma Wardani
2. Thalita Ramadhani Wiryawan
Cadangan: Mutiara Ayu Puspitasari, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi
Ganda Putra
1. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
2. Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani
3. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
4. Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi
Ganda Putri
1. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
2. Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum
3. Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine
4. Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Ganda Campuran
1. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
2. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
3. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil
4. Bobby Setiabudi/Melita Daeva Oktavianti
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares