Hasil Lengkap Final Apparatus Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025: Yulo, Zhang, dan Sugihara Bersinar
Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 telah resmi berakhir pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Babak final apparatus hari terakhir menampilkan lima nomor pertandingan, dengan atlet-atlet dari Asia menunjukkan dominasi kuat dengan merebut beberapa medali emas.
Dominasi Asia di Final Apparatus Senam Artistik Dunia
Pada kategori putra, tiga nomor alat yang dipertandingkan adalah meja lompat (vault), palang sejajar (parallel bars), dan palang tunggal (horizontal bar). Sementara untuk putri, dua nomor yang dimainkan adalah balok keseimbangan (balance beam) dan lantai (floor).
Hasil Final Apparatus Kategori Putra
Meja Lompat Putra (Men's Vault)
Atlet Filipina, Carlos Yulo, berhasil meraih medali emas dengan poin 14.866. Medali perak diraih Artur Davtyan dari Armenia (14.833 poin), sedangkan perunggu diperoleh Nazar Chepurnyl dari Ukraina (14.483 poin).
Palang Sejajar Putra (Parallel Bars)
Jingyuan Zou dari China tampil sebagai juara dengan meraih 15.300 poin. Posisi kedua ditempati Tomoharu Tsunogai asal Jepang (14.500 poin), dan perunggu diraih Daniel Marinov dari Rusia (14.466 poin).
Palang Tunggal Putra (Horizontal Bar)
Brody Malone dari Amerika Serikat berhasil merebut emas dengan 14.933 poin. Daiki Hashimoto (Jepang) meraih perak (14.733 poin), sementara Joe Fraser dari Inggris mendapatkan perunggu (14.700 poin).
Hasil Final Apparatus Kategori Putri
Balok Keseimbangan Putri (Balance Beam)
Qingying Zhang dari China menjadi yang terbaik dengan 15.166 poin. Kaylia Nemour (Aljazair) meraih perak (14.300 poin), dan Aiko Sugihara (Jepang) mendapatkan perunggu (14.166 poin).
Lantai Putri (Floor Exercise)
Aiko Sugihara dari Jepang berhasil membalas dengan meraih emas di nomor lantai dengan 13.833 poin. Dua atlet Inggris, Ruby Evans (13.666 poin) dan Abigail Martin (13.466 poin) menyusul di posisi perak dan perunggu.
Penutupan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025
Dengan berakhirnya seluruh nomor apparatus, Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 resmi ditutup. Dominasi atlet Asia, terutama dari China, Jepang, dan Filipina, menjadi catatan penting dalam sejarah kompetisi senam artistik dunia tahun ini.
Artikel Terkait
India Resmi Ikut FIFA Asean Cup 2026, Jadi Lawan Berat Timnas Indonesia di Divisi Satu
Persebaya Tandang ke Markas Persis Solo, Bonek Desak Tim Kirim Tuan Rumah ke Liga 2
El Clasico Persija Vs Persib Dipindah ke Samarinda karena Alasan Keamanan
Garudayaksa FC Mulai Guncang Peta Persaingan Super League, Borong Incaran Klub Besar