Kabar baik bagi para pendukung Persebaya Surabaya, Bonek, menjelang bergulirnya musim baru. Penyerang tim nasional Indonesia, Ramadhan Sananta, resmi dilepas oleh klub Liga Malaysia, DPMM FC, dan telah kembali ke Tanah Air. Kepulangan ini langsung memicu spekulasi mengenai kemungkinan sang pemain bergabung dengan Bajul Ijo, apalagi dengan adanya peluang reuni bersama pelatih Bernardo Tavares.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis, DPMM FC mengonfirmasi bahwa kerja sama dengan pemain berusia 22 tahun itu telah berakhir setelah satu musim berlaga di kompetisi Malaysia. “DPMM FC telah melepas Ramadhan Sananta dan telah kembali ke tanah kelahirannya, Indonesia,” demikian bunyi pernyataan klub seperti dikutip dari rilis resmi.
Selama memperkuat DPMM FC, Sananta mencatatkan 16 penampilan dan menyumbangkan dua gol. Meskipun tidak selalu menjadi pilihan utama sebagai starter, mantan penyerang Persis Solo itu tetap mendapatkan peran penting di lini depan tim. Persaingan ketat dengan sejumlah penyerang asing membuatnya harus bekerja keras untuk mendapatkan menit bermain, namun kontribusinya tetap diapresiasi oleh pihak klub.
“Ia telah tampil sebanyak 16 kali untuk DPMM dan berhasil mencetak 2 gol untuk klub tersebut,” lanjut pernyataan dari DPMM FC.
Meskipun telah resmi berpisah, DPMM FC tidak menutup pintu bagi Sananta untuk kembali di masa depan. Klub asal Brunei Darussalam itu memberikan penghargaan atas dedikasi sang pemain dan mengakui potensi besarnya yang masih bisa berkembang. “Klub mengucapkan terima kasih atas jasanya kepada DPMM FC, dan mungkin di masa depan,” tulis klub tersebut.
DPMM FC menilai Sananta masih memiliki potensi yang sangat besar karena usianya yang masih muda. Mereka pun mengaku akan terus memantau perkembangan karier striker kelahiran Lingga tersebut. “DPMM akan terus melihat perkembangannya bermain di klub lain, dan mungkin dalam beberapa tahun ke depan, karena ia masih muda, DPMM akan merekrutnya jika ia berkembang dengan baik,” tutup pernyataan klub.
Sementara itu, kepulangan Sananta ke Indonesia langsung memicu rumor transfer menuju Persebaya Surabaya. Nama Bernardo Tavares belakangan ini santer dikaitkan dengan Bajul Ijo untuk menghadapi musim baru. Jika skenario itu benar terjadi, Sananta berpeluang kembali bekerja sama dengan pelatih asal Portugal tersebut. Kombinasi keduanya diyakini bisa menjadi kekuatan baru bagi Persebaya dalam persaingan musim depan. Bagi Bonek, peluang kedatangan Sananta tentu menjadi kabar yang sangat dinanti, karena kehadirannya dinilai dapat menambah daya gedor lini depan yang tengah berbenah.
Di sisi lain, setelah melepas Sananta, DPMM FC bergerak cepat dengan mendatangkan pemain baru dari Indonesia. Klub tersebut resmi merekrut kapten Persita Tangerang, Muhammad Toha, untuk musim Liga Super Malaysia 2026/2027. “Muhammad Toha akan bergabung dengan DPMM FC pada musim Liga Super Malaysia 2026/2027 mendatang,” tulis DPMM FC.
Toha diproyeksikan memperkuat posisi bek kanan dan akan bersaing dengan Pg Yura Indera Putera serta mantan pemain KL City, Declan Lambert. “Ia pernah menjadi kapten Persita Tangerang FC dan akan bersaing memperebutkan posisi bek kanan dengan Pg Yura Indera Putera dan pemain baru yang menjanjikan, mantan pemain KL City Declan Lambert di klub tersebut pada musim mendatang,” lanjut pernyataan klub. Kehadiran Muhammad Toha memastikan pemain Indonesia tetap memiliki tempat di Liga Malaysia musim depan. Setelah membela Persita sejak 2017, DPMM FC menjadi klub profesional kedua dalam perjalanan kariernya.
Artikel Terkait
Delapan Klub Indonesia Raih Lisensi Penuh untuk Tampil di AFC Champions League Two 2025/2026
Persib Larang Bobotoh ke Parepare demi Hindari Sanksi Berat
Ibunda Pelatih Bojan Hodak Meninggal, Persib Bandung Berduka di Tengah Perburuan Gelar Juara
Messi Kukuh di Puncak Daftar Gaji Tertinggi MLS, Son Heung-min di Posisi Kedua