“Tidak. Saya tidak pernah kena arm pump,” tegas pria asal Tavullia itu, menegaskan jawabannya.
Menurut Rossi, ototnya memang pernah bermasalah, tapi bukan di sirkuit MotoGP. Ia merasakannya justru saat sedang asyik berkendara motocross. Namun begitu, kelelahan usai balapan tetaplah hal yang biasa ia rasakan.
“Saya sedikit merasakan hal itu saat motocross. Tapi di MotoGP? Nol. Saya lebih sering merasa lelah saja. Menurut saya, ini cuma soal keberuntungan genetik belaka,” ucap Rossi menjelaskan.
Memang, problem arm pump ini sudah jadi makanan sehari-hari banyak pembalap. Lengannya bisa kehilangan tenaga, dan performa pun otomatis anjlok. Itu yang membuat kisah Rossi ini terdengar begitu luar biasa.
Jadi begitulah. Valentino Rossi sepertinya memang ditakdirkan untuk balap. Dengan gen yang mendukung, ia bisa menghindari satu hal yang kerap menghantui pesaing-pesaingnya. Sungguh sebuah anugerah yang langka.
Artikel Terkait
Thalita Ramadhani Gagal Lolos Kualifikasi Badminton Asia Championships 2026
Timnas Hoki Putra Indonesia Amankan Tiket ke Asian Games 2026 Usai Kalahkan Thailand
Melandri: Marquez Tetap Favorit Juara MotoGP 2026 Meski Start Terseok
Juventus Incar Manuel Ugarte, Syaratnya Lolos Liga Champions