Jakarta digegerkan lagi oleh aksi sekelompok geng motor. Kali ini, mereka bukan cuma kebut-kebutan, tapi merusak portal penutup Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca. Aksi itu terekam dan langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam video yang viral itu, terlihat rombongan pemotor berhenti di depan portal. Lalu, salah satu dari mereka turun dan membuka paksa pembatas jalan itu. Tujuannya? Agar mereka semua bisa masuk ke jalur layang yang sebenarnya sudah ditutup.
Yang bikin geleng-geleng, setelah berhasil menjebol portal, mereka masuk ke JLNT Casablanca cuma buat bikin konten video. Beberapa orang terlihat berswafoto atau merekam diri di atas jalan layang yang sepi dan gelap. "Waktunya orang senang tampil," begitu kira-kira narasi yang menyertai unggahan video itu.
Menanggapi insiden ini, Polda Metro Jaya langsung bergerak. Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mengonfirmasi bahwa penyelidikan sudah dimulai.
"Saat ini sedang kita dalami kelompok pengendara tersebut," ujar Komarudin, Senin (23/2/2026).
Dia juga menyebut, pihaknya tak bekerja sendiri. Untuk menindak tegas, mereka berkoordinasi dengan Direktorat Kriminal Umum.
"Kami sudah koordinasi dengan Dit Krimum untuk melihat celah pidana perusakannya," tambahnya.
Sebagai catatan, penutupan JLNT Casablanca pada malam hari bukan tanpa alasan. Kebijakan ini sudah berlaku sejak Maret 2024 lalu, hasil keputusan Pemprov DKI bersama kepolisian. Pemicunya jelas: maraknya balap liar yang kerap terjadi di jam-jam sepi, dini hari.
Di sisi lain, jalan layang itu sendiri dinilai berbahaya bagi pengendara motor. Embusan angin yang kencang di ketinggian bisa dengan mudah menjatuhkan mereka. Jadi, penutupan itu sebenarnya untuk keselamatan juga. Namun, niat baik itu tampaknya diabaikan oleh sekelompok orang yang lebih mementingkan sensasi.
Artikel Terkait
Kemnaker Jatuhkan Denda Rp4,48 Miliar ke 12 Perusahaan Pelanggar Aturan TKA
Gubernur DKI Janji Tertibkan Kemacetan dan Akses Pejalan Kaki di Palmerah
Keluarga Korban Minta Pendampingan KPAI Usut Kematian Nizam
5 Spot Takjil Favorit Warga Bandung Saat Ramadan