"Dia datang dengan cedera dari tahun lalu, yang disebabkan seseorang membuatnya terjatuh. Intinya, Marc datang dari neraka," paparnya seperti dikutip dari Motosan, Selasa (7/4/2026).
Di sisi lain, Haro justru makin kagum. Ia melihat bagaimana Marquez menanggapi semua tekanan ini. Alih-alih mencari kambing hitam atau mengeluh, Marquez menerima penalti dengan lapang dada. Juara dunia tujuh kali itu tak menyalahkan siapapun.
"Saya pikir, tanpa penalti itu, podium di AS bisa jadi miliknya. Tapi dia diam saja, tidak protes. Marc Marquez adalah gentleman sejati. Mottonya jelas: bicaralah di atas lintasan, bukan di luar," kata Haro menjelaskan.
Keyakinan Haro terhadap Marquez tetap tinggi. Ia yakin sang pembalap akan bangkit.
"Dia akan pulih. Perlahan dia akan mulai menikmati lagi tiap lap di atas motornya. Apa yang kurang dari motor, akan dia tutupi dengan kemampuannya," tandasnya penuh keyakinan.
Kini, semua mata tertuju pada seri berikutnya. Akankah Marquez bisa membalikkan keadaan? MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, pada 24-26 April nanti, akan jadi ujian sekaligus peluang.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Pembuka Piala AFF 2026
Manchester City Gagal Rekrut Pengganti Bernardo Silva, Dikalahkan Chelsea
Persija Terperosok, Jarak ke Puncak Kian Melebar Usai Takluk dari Bhayangkara
Marc Marquez Tenang Hadapi Awal Musim 2026 Tanpa Podium