Kebijakan Visa AS Terbaru: Pembatasan untuk Pemohon dengan Kondisi Medis Tertentu
Pemerintahan Amerika Serikat mengeluarkan regulasi imigrasi baru yang akan mempengaruhi pemohon visa tinggal permanen. Kebijakan ini akan mengevaluasi kondisi kesehatan calon imigran sebagai pertimbangan penerbitan visa.
Penerapan Aturan Kesehatan untuk Visa Imigran
Mulai Januari 2026, Departemen Luar Negeri AS akan menerapkan aturan kesehatan ketat dalam proses penerbitan visa. Pemohon dengan kondisi medis tertentu yang berpotensi menimbulkan beban finansial bagi sistem kesehatan AS berisiko ditolak visa-nya.
Kondisi Kesehatan yang Menjadi Pertimbangan
Beberapa kondisi kesehatan yang akan menjadi pertimbangan meliputi diabetes, obesitas, penyakit kardiovaskular, gangguan pernapasan, kanker, serta kondisi metabolik dan neurologis tertentu. Gangguan kesehatan mental juga termasuk dalam daftar evaluasi ini.
Proses Pemeriksaan Medis Wajib
Semua pelamar visa tinggal permanen diwajibkan menjalani pemeriksaan medis menyeluruh oleh tenaga kesehatan yang disetujui pemerintah AS. Pemeriksaan ini mencakup tes untuk penyakit menular seperti tuberkulosis dan verifikasi status vaksinasi untuk penyakit seperti campak, polio, dan hepatitis B.
Dokumentasi Riwayat Kesehatan
Pemohon visa harus mengisi formulir lengkap mengenai riwayat kesehatan mereka, termasuk penggunaan narkoba atau alkohol, masalah kesehatan mental, atau riwayat kekerasan. Dokumen ini menjadi bagian penting dalam penilaian kelayakan penerimaan visa.
Artikel Terkait
Gubernur DKI: 112 Juta Warga Gunakan Transportasi Umum di Triwulan I 2026
Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Indonesia Usai Dapat Tawaran
Kebakaran di Grogol Petamburan Tewaskan Satu Keluarga, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Karyawan Minimarket Bobol Brankas Rp52 Juta, Habiskan untuk Judi Online dalam 3 Jam