Laga Pekan ke-26 Super League: Lebih dari Sekadar Tiga Poin
Sabtu nanti, Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare bakal panas. Bukan cuma karena matahari, tapi juga karena duel PSM Makassar kontra Persis Solo. Laga pekan ke-26 Super League 2025/2026 ini punya bumbu spesial: aroma reuni yang kental. Ada sejarah yang menjalin kedua kubu ini, dari pemain hingga pelatih, yang pasti bikin pertarungan jadi lebih seru.
Kick-off jam 4.30 sore waktu setempat. Persiapannya sudah mulai terasa.
Nah, yang menarik, Persis memutuskan untuk tak membawa Abu Kamara. Padahal, striker asal Liberia itu baru saja direkrut dan pastinya ingin balas dendam ke mantan klubnya, PSM. Tapi rupanya, manajemen punya pertimbangan lain. Tanpa Kamara, fokus justru beralih ke nama-nama lain yang punya ikatan dengan Makassar.
Misalnya Sutanto Tan dan Agung Mannan. Dua nama ini dulu pernah berseragam Juku Eja. Kembali ke markas lama, pasti ada motivasi ekstra buat mereka. Di sisi lain, dari bangku pelatih, ada Milomir Seslija. Pelatih Persis ini pernah memegang kendali PSM di tahun 2021. Kembalinya dia ke Parepare tentu saja bikin cerita. Bagi Seslija, ini lebih dari sekadar tugas profesional; ini soal kenangan dan mungkin sedikit sentimen pribadi.
Meski tanpa Kamara, Laskar Sambernyawa datang dengan 22 pemain pilihan. Mereka tampaknya percaya diri. Menghadapi tekanan suporter tuan rumah di stadion yang jadi benteng PSM bukan hal mudah, tapi tim asal Solo ini punya modal pemain yang cukup solid.
Artikel Terkait
Rakitić: Kesuksesan Real Madrid di Liga Champions Bukanlah Kebetulan
PSM Makassar Amankan Kontrak Dua Pilar Utama di Tengah Badai Masalah
Yuran Fernandes Berjuang Pertahankan Mimpi Timnas Tanjung Verde di Tengah Persaingan Ketat
Solusi Administratif Diusulkan, Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berpeluang Kembali Bermain