Blunder Kepa Picu Kekalahan Arsenal dari Manchester City di Final Carabao Cup

- Senin, 23 Maret 2026 | 07:30 WIB
Blunder Kepa Picu Kekalahan Arsenal dari Manchester City di Final Carabao Cup

Kembali Pahit di Final, Arsenal Tersungkur Usai Blunder Kiper

London lagi-lagi tak ramah bagi Arsenal. Impian merengkuh piala Carabao Cup pupus sudah di final hari ini. Kekalahan 0-2 dari Manchester City menambah daftar panjang kekecewaan. Dan, sekali lagi, sebuah blunder kiper jadi cerita utamanya.

Pertandingan sebenarnya berjalan ketat. Namun segalanya berubah drastis di menit ke-60. Kepa Arrizabalaga, sang kiper Arsenal, tampak kehilangan konsentrasi. Ia gagal mengamankan bola udara dengan sempurna. Nico O'Reilly yang cekatan langsung menyambar, menuntaskannya ke gawang kosong. Hanya empat menit berselang, O'Reilly menggandakan keunggulan City. Dua peluang, dua gol. Arsenal terkapar.

Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

"Rasanya sakit. Kita sampai di final, punya tekad besar untuk bawa pulang trofi pertama musim ini. Setelah kerja keras delapan bulan, hasil seperti ini memang berat," ujar pelatih Arsenal itu pada Sky Sports.

Ia merasa pertandingan bisa berjalan lain. "Kami punya peluang terbaik untuk unggul 1-0. Andai itu terjadi, jalannya pasti berbeda. Tapi sepak bola kadang kejam. Mereka hanya butuh dua tembakan untuk dua gol," keluhnya.

Soal keputusan menurunkan Kepa yang kerap dipertanyakan, Arteta bersikukuh. Ia sama sekali tak menyesal.

"Saya akan lakukan hal yang sama lagi. Dia pantas tampil di sini dan performanya selama ini fenomenal. Kesalahan? Itu bagian dari permainan. Bisa terjadi pada siapa saja," tegasnya.

Di tengah kepahitan ini, Arteta berusaha melihat sisi terang. Masih ada tiga kompetisi lain yang bisa diburu. Ia meminta anak asuhnya tetap tenang dan fokus.

"Perjalanan kita selama beberapa bulan terakhir luar biasa. Hari ini kita kecewa, ya. Tapi sepak bola memang begitu. Sekarang, kita harus bangkit dan gunakan semangat ini untuk melalui dua bulan terakhir musim yang menantang," tandasnya.

Laga usai. Trofi pergi. Tapi musim belum berakhir. Tantangan berikutnya sudah menunggu.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar