SOLO Persis Solo lagi-lagi terperosok di papan tengah klasemen. Kalau kita tilik, situasi mereka ini mirip banget dengan yang dialami PSM Makassar beberapa waktu lalu. Apa sih masalah utamanya? Ternyata, soal mentalitas pemain. Itu yang bikin performa tim anjlok.
Pelatih kepala Persis, Milomir Seslija, angkat bicara soal ini. Ia sedang mempersiapkan anak asuhnya untuk laga pekan ke-21 BRI Liga 1 melawan Madura United di Stadion Manahan.
Bagi Seslija, pertandingan nanti bukan cuma sekadar tiga poin yang diincar. Lebih dari itu, ini momen buat Laskar Sambernyawa membuktikan diri. Apalagi, manajemen baru saja mengambil keputusan radikal di tengah musim.
Ya, Persis melakukan perombakan besar-besaran. Langkah yang cukup berani, kalau tidak mau dibilang nekat.
Bayangkan, 17 pemain baru didatangkan untuk mengganti hampir seluruh skuad lama. Keputusan "cuci gudang" ini tentu bikin suporter bertanya-tanya. Perubahan drastis di tengah kompetisi itu riskan. Adaptasi taktik butuh waktu, chemistry antar-pemain juga nggak bisa instan.
Tapi Milomir Seslija punya alasan kuat. Menurutnya, langkah itu perlu. Bahkan, sangat mendesak.
Setelah dievaluasi, pelatih asal Bosnia itu menemukan akar masalahnya ada di mentalitas skuad lama. Hal itu berdampak langsung ke lapangan.
Artikel Terkait
Sávio Roberto Akhiri Paceklik, Selamatkan PSM dari Kekalahan di Ternate
Real Madrid Hajar Manchester City 3-0 di Leg Pertama Liga Champions
Manchester United Siapkan Lima Nama Calon Pengganti Michael Carrick
Persela Lamongan Manfaatkan Jeda Kompetisi untuk Perbaikan Fisik dan Taktik