SURABAYA Panggilan ke Timnas? Ah, itu selalu jadi bahan perdebatan yang tak ada habisnya. Setiap kali daftar pemain diumumkan, publik langsung ramai. Siapa yang pantas, siapa yang kurang, dan siapa yang mestinya dapat kesempatan. Suasana itu pun berulang menjelang FIFA Series 2026.
Pelatih John Herdman baru merilis skuad sementara berisi 41 nama. Dan di antara nama-nama itu, ada Ernando Ari Sutaryadi, kiper Persebaya Surabaya. Ia jadi satu-satunya wakil Green Force dalam daftar panjang tersebut.
Namun begitu, panggilan ini datang di saat yang agak kurang ideal buat Ernando. Beberapa hari sebelumnya, Persebaya baru saja dihajar Borneo FC Samarinda. Skor akhir 5-0. Itu adalah kekalahan terbesar yang dirasakan Ernando sepanjang musim ini ia harus memungut bola dari jaring gawangnya sampai lima kali.
Buat kiper berusia 24 tahun itu, catatan itu tentu menyakitkan. Sejak membela Persebaya mulai musim 2021/2022, belum pernah ia kebobolan sebanyak itu. Tiga gol dalam satu laga adalah rekor terburuknya sebelumnya.
Tapi, jangan salah. Kekalahan besar itu nggak sepenuhnya jadi cermin performa Ernando. Di tengah gempuran, ia masih sempat membuat lima penyelamatan menurut statistik I League. Artinya, lini belakang Persebaya juga punya andil besar dalam kebobolan yang terjadi malam itu.
Sepanjang musim ini sebenarnya Ernando cukup konsisten. Hingga pekan ke-25, ia sudah mengumpulkan 82 penyelamatan. Belum lagi dua intersepsi dan tujuh sapuan untuk meredam serangan lawan. Mungkin angka-angka inilah yang masih dipertimbangkan pelatih timnas.
Di skuad sementara untuk FIFA Series, posisi kiper diisi lima nama: Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, dan Ernando Ari sendiri. Persaingannya ketat, apalagi dengan kehadiran Audero dan Paes yang punya pengalaman di Eropa.
Artikel Terkait
Debut Imran Nahumarury Sukses, Semen Padang Kalahkan PSBS Biak 2-0
Persebaya Dipecundangi Borneo 1-5, Lini Depan Jadi Sorotan
Herdman Panggil Victor Dethan dan Bawa Kembali Baggott untuk FIFA Series 2026
Xavi Tuding Laporta Halangi Kepulangan Messi dan Sebut Ada Tangan Tak Terlihat di Balik Pemecatannya