BPJPH Gelar Pelatihan Penyelia Halal untuk Perkuat Pengawasan Internal

- Senin, 09 Maret 2026 | 22:45 WIB
BPJPH Gelar Pelatihan Penyelia Halal untuk Perkuat Pengawasan Internal

Jakarta kembali menjadi tuan rumah untuk upaya menjaga kemurnian produk halal. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) baru saja menggelar acara peningkatan mutu bagi para penyelia halal. Acara yang digelar hari ini diikuti oleh seratus peserta, yang tak lain adalah para penyelia dari kalangan usaha menengah dan besar.

Tujuannya jelas: membekali mereka dengan pemahaman dan kemampuan yang lebih mumpuni. Soalnya, tugas mereka di lapangan tidaklah mudah. Mereka harus memastikan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dijalankan dengan konsisten dan tepat sesuai aturan di setiap perusahaan tempat mereka bertugas.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan JPH, EA Chuzaemi Abidin, menekankan betapa strategisnya peran para penyelia ini. Mereka adalah ujung tombak dalam menjaga integritas produk halal yang sampai ke tangan masyarakat.

"Keberadaan Penyelia Halal menjadi garda terdepan dalam memastikan proses produksi tetap sesuai dengan standar halal yang telah ditetapkan," tegas Chuzaemi Abidin dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, urgensi peran ini semakin nyata. Latar belakangnya adalah temuan evaluasi sebelumnya yang mengungkap indikasi kontaminasi bahan non-halal di sejumlah produk pasaran.

"Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengawasan internal di tingkat pelaku usaha dinilai menjadi langkah krusial dalam menjaga konsistensi penerapan standar halal," sambungnya.

Melalui pelatihan ini, BPJPH berharap para penyelia bisa lebih jeli menangkap titik-titik kritis dalam proses produksi yang berpengaruh pada kehalalan. Kemampuan mereka dalam mengawasi penerapan SJPH pun diharapkan bisa lebih efektif.

Pada akhirnya, harapannya sederhana namun berdampak luas. Dengan kompetensi penyelia yang terus terasah, proses produksi yang berkualitas dan berkelanjutan dapat dijaga. Imbasnya, jaminan kehalalan produk akan lebih kuat dan kepercayaan masyarakat pun semakin kokoh.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar