PT Prodia Widyahusada baru saja melakukan perombakan di tubuh manajemennya. Perubahan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk Tahun Buku 2025, dan tujuannya jelas: mendongkrak kinerja bisnis dan mengencangkan efisiensi organisasi ke depannya.
Yang menarik, perombakan ini menyentuh pucuk pimpinan. Liana Kuswandi, yang sebelumnya memegang pos Direktur Keuangan, kini naik jabatan menjadi Direktur Utama. Pergeseran juga terjadi pada Dewi Muliaty, yang beralih dari peran eksekutif ke posisi pengawas sebagai Komisaris.
“Keputusan yang dihasilkan dari RUPST ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi agar semakin efisien, terintegrasi, dan selaras dengan arah bisnis perseroan ke depan,”
ujar Liana Kuswandi dalam Public Expose, Kamis (23/4/2026). Dia berharap penyesuaian ini bisa membawa angin segar, membuat Prodia lebih lincah menghadapi perubahan cepat di industri kesehatan.
Untuk mengisi posisi Direktur Keuangan yang ditinggalkan Liana, perusahaan menunjuk Marina Eka Amalia. Sebelumnya, Marina dikenal sebagai AVP Legal & Investor Relation di Prodia. Jadi, ini semacam promosi dari dalam.
Di sisi lain, ada juga nama yang kembali ke keluarga besar Prodia. Akademisi Lukas Setia Atmaja ditunjuk sebagai Komisaris Independen. Lukas bukan wajah baru; dia pernah duduk di Dewan Komisaris perusahaan laboratorium ini pada 2017 silam. Kini, dia menggantikan Joseph Fellipus Peter Luhukay.
Perubahan struktur ini sepertinya ingin mengonsolidasi langkah setelah tahun yang cukup solid bagi Prodia. Sepanjang 2025, mereka cukup tangguh menghadapi dinamika ekonomi. Mereka meluncurkan 38 tes baru, menghadirkan laboratorium generasi berikutnya lewat Prodia Clinical Multiomics Centre, dan memperluas jaringan hingga 402 outlet di 34 provinsi. Kemitraan mereka pun merambah ke Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste.
Berikut susunan lengkap pengurus Prodia pasca-RUPST 23 April 2026:
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama: Andi Widjaja
Komisaris: Gunawan Prawiro Soeharto
Komisaris: Endang Wahjuningtyas Hoyaranda
Komisaris: Dewi Muliaty
Komisaris Independen: Keri Lestari
Komisaris Independen: Lukas Setia Atmaja
DIREKSI
Direktur Utama: Liana Kuswandi
Direktur Keuangan & Keberlanjutan: Marina Eka Amalia
Direktur Komersial & Kemitraan: Indriyanti Rafi Sukmawati
Direktur Solusi Terintegrasi & Diagnostik: Andri Hidayat
Direktur Pengembangan SDM & Organisasi: Ida Zuraida
Artikel Terkait
BELL Setujui Dividen Rp10 Miliar di Tengah Tekanan Industri Tekstil
TRIS Cetak Laba Rp110 Miliar di 2025, Bagikan Dividen Rp31 Miliar
Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Prapenjualan Kota Deltamas Kuartal I 2026 Tembus Rp561,4 Miliar, Ditopang Lahan Industri dan Data Center