Polisi kini sedang memburu Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan, pemilik kanal YouTube Resbob. Dia dituding melakukan penghinaan terhadap suku Sunda. Menariknya, kasus ini sudah masuk tahap penyidikan, begitu kata pihak pelapor.
Laporan resmi diajukan oleh Viking Persib Club (VPC) Pusat ke Polda Jawa Barat. Dari informasi yang mereka terima, proses hukumnya ternyata sudah bergulir cukup jauh.
Pengacara VPC, Ferdy Rizky Adilya, mengonfirmasi perkembangan terbaru ini.
"Saya dapat telepon kemarin malam, diminta datang ke Polda untuk dimintai keterangan sebagai saksi pelapor," ujar Ferdy.
"Ternyata berkasnya sudah naik ke penyidikan. Makanya saya dipanggil."
Tak cuma Ferdy, Ketua Umum VPC Tobias Ginanjar juga dipanggil penyidik untuk melengkapi keterangan. Soal tersangkanya, Ferdy menyebut Resbob diduga kerap berpindah-pindah kota, menyulitkan pencarian.
"Dari polisi sih, katanya sudah ada tim khusus yang dikerahkan. Mereka sudah tahu kira-kira posisinya di mana. Orangnya sempat loncat-loncat, dari Jakarta ke Surabaya, lalu ke Mojokerto. Terakhir katanya ada di Semarang," jelasnya.
Di sisi lain, VPC mengapresiasi respons cepat Polda Jabar. Mereka berharap Resbob segera ditemukan dan proses hukum bisa berjalan.
"Kita cukup bangga dan berterima kasih pada polisi karena bertindak cepat. Begitu laporan kami masuk hari Kamis, tim mereka langsung berangkat ke Jakarta untuk mencari. Sayangnya waktu itu belum ketemu," kata Ferdy.
Kini, semua mata tertuju pada perburuan itu. Apakah Resbob akan segera ditemukan? Waktulah yang akan menjawab.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi