Kim Jong Un Ajak Putri Latihan Menembak, Sinyalkan Calon Penerus

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:05 WIB
Kim Jong Un Ajak Putri Latihan Menembak, Sinyalkan Calon Penerus

Kim Jong Un baru-baru ini mengajak putrinya, Kim Ju Ae, dalam sebuah kunjungan yang menarik perhatian. Mereka tak sekadar melihat-lihat, tapi benar-benar turun ke lapangan. Di sebuah kompleks industri militer, sang pemimpin dan putrinya itu terlihat mempraktikkan latihan menembak, bahkan naik ke atas tank. Banyak pengamat yang membaca kunjungan ini sebagai upaya Kim untuk memamerkan calon penerusnya.

Menurut sejumlah saksi yang dilansir AFP, media pemerintah di Pyongyang dengan sengaja merilis sejumlah foto dari kegiatan tersebut. Dalam salah satu gambar, Ju Ae tampak fokus membidik. Dengan satu mata tertutup, ia menembakkan apa yang terlihat seperti pistol, semburan api jelas terlihat keluar dari moncong senjatanya. Adegan itu terlihat sangat natural, seolah ia sudah biasa melakukannya.

Di sisi lain, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) memberikan narasi resmi. Mereka menyebutkan bahwa Ju Ae mendampingi ayahnya dalam acara di sebuah "pabrik amunisi utama". Pabrik ini, menurut laporan mereka, memproduksi pistol model baru dan berbagai jenis senjata ringan portabel lainnya.

Kalau dilihat dari foto-foto yang beredar, suasana saat itu cukup intens. Kim Jong Un dan putrinya mengenakan jaket kulit yang serasi sebuah gaya yang kerap dikaitkan dengan simbol kekuasaan di Korea Utara. Mereka berdua tampak serius menyimak pengarahan dari para pejabat militer sambil memeriksa setiap sudut fasilitas produksi tersebut. Ritme kunjungannya terencana, namun terasa ada nuansa pribadi di dalamnya.

Semua ini bukanlah hal yang biasa. Kehadiran Ju Ae dalam agenda-agenda militer seperti ini semakin sering, dan pesannya pun semakin jelas. Dunia internasional tentu akan terus mengawasi, mencoba membaca setiap gerak-gerik dari keluarga pemimpin tertinggi itu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar