Nasib Suram Kabau Sirah
Berbanding terbalik dengan Persijap, Semen Padang FC justru terlihat semakin limbung. Performa mereka terus merosot sejak pekan yang sama, dan kini mereka terdampar di dasar klasemen sebagai juru kunci. Situasi yang jelas-jelas mengkhawatirkan.
Merespon keterpurukan ini, manajemen mengambil langkah drastis. Mereka membawa Imran Nahumarury, mantan pemain timnas, untuk memegang kendali sebagai pelatih kepala baru.
Harapannya jelas: Imran bisa membawa angin perubahan dan menyuntikkan mental tempur yang baru bagi skuad Kabau Sirah.
Ujian pertama dan mungkin yang terberat buatan Imran datang hari ini, Senin (9/3/2026). Semen Padang harus berhadapan dengan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Bukan sekadar pertandingan biasa.
Banyak yang menyebut laga ini sebagai "final prematur". Kemenangan mutlak dibutuhkan kedua tim. Kalah, berarti mereka makin dalam terperosok dan membuka peluang bagi pesaing yang lain.
Pekan ke-25 ini benar-benar akan menjadi penentu. Dengan selisih poin yang begitu tipis, siapa pun bisa jatuh, siapa pun bisa bertahan. Pertanyaannya sekarang: tim mana yang punya nyali lebih besar untuk bertahan di kasta tertinggi? Dan siapa yang akhirnya harus menyerah pada takdir?
Artikel Terkait
Debut Imran Nahumarury Sukses, Semen Padang Kalahkan PSBS Biak 2-0
Persebaya Dipecundangi Borneo 1-5, Lini Depan Jadi Sorotan
Herdman Panggil Victor Dethan dan Bawa Kembali Baggott untuk FIFA Series 2026
Xavi Tuding Laporta Halangi Kepulangan Messi dan Sebut Ada Tangan Tak Terlihat di Balik Pemecatannya