Lalu dia menyelipkan pesan penutup yang bernada emosional. "Yang terakhir, jangan lupa kebanggaan. Setiap kali kalian pakai jersey PSM, ingat itu."
Amiruddin juga menyentuh pernyataan dari kubu lawan. Malut United disebutnya memberi respek yang layak, dengan mengakui PSM sebagai tim berisi pemain berpengalaman.
"Kami hargai sekali pernyataan mereka. Memang, harus diakui, kondisi kami sedang tidak bagus-bagusnya. Rentetan hasil buruk sudah jadi kenyataan yang harus dihadapi," ucapnya jujur.
Dia tak menampik bahwa PSM sedang melalui masa sulit. Tapi dari dalam lapangan, dia melihat sesuatu yang lain.
"Saya lihat pemain-pemain ini kerja keras. Mereka tidak menyerah."
Dengan nada optimis, Amiruddin berharap badai ini cepat berlalu. "Insyaallah, masa-masa berat ini akan kita lalui bersama. Semoga bisa cepat berakhir," harapnya.
Artikel Terkait
Ganda Muda Indonesia Sikat Unggulan Ketiga Dunia di Perempat Final All England
Susi Susanti Prihatin dan Soroti Pentingnya Perlindungan Atlet dari Kekerasan
Real Madrid Kehilangan Tiga Pemain Kunci Jelang Jadwal Padat Akibat Sanksi Disiplin
Liverpool Amankan Tiket Perempat Final Piala FA Usai Kalahkan Wolverhampton 3-1