Sejak pensiun profesional usai menang atas Conor McGregor tahun 2017, Mayweather memang tak pernah benar-benar absen. Dia masih rutin turun dalam laga eksibisi, menghadapi berbagai karakter mulai dari influencer seperti Logan Paul hingga petarung seperti Aaron Chalmers. Ini adalah strateginya untuk tetap relevan dan, tentu saja, menghasilkan.
Di akun Instagram-nya pada 2 Maret 2026, Mayweather sudah mulai memanas-manasi suasana. Dia membagikan poster promosi dengan caption yang penuh keyakinan.
Unggahan itu langsung diserbu komentar penggemar. Reaksinya beragam. Ada yang menyindirnya sibuk mencari uang, tapi tak sedikit yang justru menyoroti duel dengan Zambidis sebagai pertarungan berbahaya karena latar belakang kickboxing lawannya. Mereka penasaran, bagaimana gaya Mayweather menghadapi tekanan seperti itu.
Pada akhirnya, rangkaian eksibisi ini punya tujuan yang jelas. Selain tentu saja menghibur, ini adalah cara 'Money' Mayweather menjaga ritme dan membangun momentum. Semua mengerucut pada satu titik: pertemuan ulang yang sudah ditunggu melawan Manny Pacquiao di Las Vegas. Tahun 2026, bagi Mayweather, bukan sekadar tahun, tapi sebuah pertunjukan besar yang dia sutradarai sendiri.
Artikel Terkait
Kekalahan PSM Picu Aksi Suporter, Posisi Pelatih Trucha Dipertanyakan
Chelsea Vs Aston Villa: Duel Sengit Perebutan Tiket Liga Champions
Tiga Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar All England 2026
Persija Penyumbang Terbanyak dalam Skuad TC Timnas Indonesia U-20