Dini hari nanti, Villa Park akan jadi saksi bentroknya dua banteng yang sama-sama terluka. Aston Villa, sang tuan rumah, baru saja terpeleset oleh Wolverhampton. Tamunya, Chelsea, juga habis dikalahkan Arsenal dalam derby London. Momentum mereka berdua sedang tidak bagus-bagus amat.
Kekalahan itu, jujur saja, bikin susah payah. Ambisi finis di empat besar Premier League untuk meraih tiket Liga Champions tiba-tiba terasa lebih berat. Apalagi pesaing-pesaing lain seperti Manchester United dan Liverpool mulai menunjukkan taring lagi. Jadi, pertemuan ini penting banget. Buat Chelsea yang lagi tanpa kemenangan dalam tiga laga, ini soal hidup-mati.
Posisi di klasemen? Chelsea masih bertengger di peringkat enam dengan 45 poin. Mereka tertinggal enam angka dari Villa yang pekan lalu tergelincir dari tiga besar ke posisi empat. Jaraknya tipis, dan tekanan terasa di kedua sisi.
Liam Rosenior, pelatih Chelsea, sama sekali tidak meremehkan lawan. Justru sebaliknya. Dia tahu Villa yang sedang sakit hati justru lebih berbahaya.
“Mereka tim yang bagus. Pasti akan sulit karena mereka ingin membalas dendam atas hasil buruk pekan lalu. Kita harus benar-benar siap menghadapi pertandingan yang sangat berat,”
ungkap Rosenior lewat wawancara resmi klub.
Dia secara khusus mewanti-wanti ancaman dari jarak jauh. Nama-nama seperti Morgan Rogers, Emi Buendia, dan John McGinn disebutnya punya kemampuan mencetak gol spektakuler. Waspada itu wajar. Soalnya, sejauh ini 13 gol Villa tercipta dari luar kotak penalti angka tertinggi di liga musim ini.
“Alasan mereka bisa cetak gol-gol hebat ya sederhana: mereka punya pemain penyerang yang hebat,”
tambahnya.
Namun begitu, ada kabar baik untuk skuad The Blues. Cole Palmer dan Reece James dipastikan fit dan siap turun. Sayangnya, Marc Cucurella dan Estevao Willian tampaknya belum pulih betul. Situasi ini makin rumit dengan absennya Pedro Neto karena sanksi.
“Cole sempat cedera lawan Arsenal, tapi sekarang dia baik-baik saja. Dia siap starter hari Rabu nanti. Begitu juga dengan Reece James,”
beber Rosenior soal kondisi pemainnya.
Di sisi lain, Unai Emery mendesak anak asuhnya untuk segera bangkit. Mimpi juara liga mungkin sudah pupus, tapi pertarungan untuk masuk Liga Champions masih sangat terbuka.
Artikel Terkait
Floyd Mayweather Gelar Rangkaian Eksibisi Jelang Duel Ulang dengan Pacquiao
Tiga Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar All England 2026
Persija Penyumbang Terbanyak dalam Skuad TC Timnas Indonesia U-20
Wolverhampton Wanderers Hantam Liverpool di Menit Akhir, Arsenal Kokoh di Puncak