Dunia sepak bola lagi-lagi dikejutkan oleh sebuah keputusan yang tak biasa. Kali ini datang dari Mehdi Taremi, striker andalan Iran yang sebelumnya bersinar di Inter Milan. Pemain berusia 33 tahun itu memilih untuk meninggalkan Olympiacos, klubnya di Liga Super Yunani, dan kembali ke Iran. Tujuannya? Mendaftar untuk wajib militer.
Latar belakangnya tentu tak sederhana. Situasi politik di Timur Tengah yang memanas disebut-sebut menjadi pemicu utamanya. Bagi Taremi, panggilan negara dianggap lebih penting dan mendesak ketimbang melanjutkan karier sepak bolanya yang masih cukup gemilang di Eropa.
Padahal, performanya di Olympiacos terbilang sangat bagus. Dalam 16 laga, dia sudah mencatatkan 10 gol. Statistik itu jelas menunjukkan dia masih jadi mesin gol produktif bagi klubnya. Namun begitu, semua itu sepertinya tak lagi berarti. Taremi meminta kontraknya diputus lebih awal.
“Ini adalah saat ketika negara membutuhkan saya lebih dari sebelumnya. Ketika tanah air dalam bahaya, sepak bola bukan lagi prioritas utama,”
begitu katanya kepada seorang teman dekat, seperti dilaporkan media Vietnam.
Artikel Terkait
Striker Iran Mehdi Taremi Dilaporkan Berencana Gantung Sepatu untuk Bergabung dengan Militer
Inter Milan Serius Incar Leon Goretzka dari Bayern Munich
Tekanan Suporter Membesar, Masa Depan Pelatih PSM Makassar Dipertanyakan
Paul Scholes Ragukan Kapasitas Carrick, Sebut Ancelotti Sempurna untuk MU